Wako Padang Panjang Tekankan Pagu Rp150 Juta per RT

News90 Dilihat

Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan pemanfaatan pagu anggaran Rp150 juta per RT harus difokuskan pada penguatan ketahanan kota dan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Hendri Arnis saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kamis (5/2/2026).

Hendri Arnis menyampaikan bahwa alokasi anggaran sekitar Rp40 miliar di tingkat kecamatan, yang dibagi Rp150 juta per RT di setiap kelurahan, harus digunakan secara tepat sasaran untuk menjawab kebutuhan dasar warga.

“Saya menginginkan anggaran sekitar Rp40 miliar di kecamatan, yang dibagi Rp150 juta per RT di setiap kelurahan, benar-benar dimanfaatkan untuk penanganan infrastruktur. Mulai dari perbaikan irigasi, sanitasi, pengelolaan sampah, hingga penyediaan lahan budi daya ikan atau usaha lainnya. Bahkan, setiap rumah bisa disediakan polibag untuk menanam cabai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, arah kebijakan anggaran tahun 2027 akan difokuskan pada ketahanan kota, pemulihan pascabencana, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Khusus pascabencana, kami telah mendata seluruh jalan yang rusak serta masyarakat terdampak. Ini akan kita perbaiki dan kerjakan secepatnya,” ujar Hendri Arnis.

Terkait pengelolaan sampah, Wali Kota meminta setiap RT mampu mengelola sampah secara mandiri. Sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga bernilai ekonomi.

“Semua ini bisa kita kerjakan dengan kemauan bersama. Banyak peluang usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Saya ingin lurah, camat, dan OPD mengawal pelaksanaan ini di setiap kelurahan agar anggaran yang tersedia digunakan tepat sasaran,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Hendri Arnis juga mengingatkan pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika agar berkoordinasi langsung dengan Kominfo.

Sementara itu, Lurah Balai-Balai Tedryon menyampaikan bahwa Musrenbang Kelurahan Balai-Balai menghasilkan enam usulan, terdiri dari lima usulan fisik dan satu usulan sosial budaya.

“Usulan fisik meliputi pergantian atap kantor lurah, pengadaan layar infokus, pengadaan sarana dan prasarana kematian, pembuatan drainase sawah, serta pelatihan kader posyandu,” jelasnya.

Musrenbang tersebut turut dihadiri anggota DPRD Padang Panjang Yandra Yane, Ridwansyah, Eka Anugerah Dia, dan Aditiawarman, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako Ade Nafrita Anas, Kepala Bappeda Putra Dewangga, Camat Padang Panjang Barat Romi Ar Rahman, perwakilan OPD, Bhabinkamtibmas, LPM, serta unsur masyarakat lainnya. (rn/*/Lala)

Komentar