Tanah Datar, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat kolaborasi dalam validasi data pascabencana guna memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran. Langkah tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Wakil Kepala BPS RI ke Tanah Datar yang berlangsung di Gedung Indojolito, Batusangkar, Jumat (23/1/2026).
Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi hadir bersama Deputi Bidang Statistik Sosial M. Nashrul Wajdi, Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat Sugeng Arianto, serta jajaran BPS kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Rombongan disambut langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta jajaran BPS Tanah Datar.
Sonny menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan Pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Kabupaten Tanah Datar, yang menjadi salah satu daerah terdampak bencana cukup parah di Sumatera Barat.
“Saat ini BPS aktif melakukan pendataan pascabencana dengan melibatkan mahasiswa PKL Polstat STIS dan pegawai BPS di berbagai wilayah, khususnya di Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Kabupaten Tanah Datar terdapat 10 mahasiswa Polstat STIS yang melakukan pendataan hingga 28 Januari 2026 dan akan diperpanjang selama satu minggu karena masih ada nagari yang belum terdata,” jelas Sonny.
Ia menyampaikan, para mahasiswa tersebut bertugas sebagai enumerator lapangan yang melakukan pendataan rumah tangga terdampak, kondisi fisik rumah, serta kerusakan infrastruktur akibat bencana. Pendataan dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah warga dan lokasi pengungsian, dilengkapi dokumentasi foto serta pencatatan titik koordinat atau geotagging.
“Data yang terkumpul akan dipadankan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, data pemerintah daerah, serta data BNPB. Hasilnya menjadi dasar bagi satuan tugas dalam menyusun langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar program pemulihan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Sonny juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam penyediaan data pascabencana yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Wakil Kepala BPS RI beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Datar siap mendukung penuh proses pendataan secara kolaboratif di lapangan agar menghasilkan data yang valid.
“Alhamdulillah, kehadiran Wakil Kepala BPS RI dan rombongan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Saat ini kami tengah melakukan uji publik validasi data hasil pendataan R3P yang akan diajukan ke pemerintah pusat,” ungkap Eka Putra.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BPS yang menurunkan mahasiswa Polstat STIS untuk melakukan pendataan dari rumah ke rumah di wilayah terdampak.
“Semoga niat baik dan tugas mulia para mahasiswa serta seluruh pihak yang terlibat dibalas dengan amal ibadah oleh Allah SWT. Ini merupakan tugas kemanusiaan untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana,” pungkasnya. (rn/*/mat)











Komentar