Padang, RANAHNEWS — 1 Oktober 2025, Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Barat bukan hanya momen perayaan, melainkan titik awal kebangkitan bersama. Anggota DPR RI FPKS dari dapil Sumbar II, Nevi Zuairina, mengajak seluruh masyarakat Minangkabau dan pemangku kepentingan merajut kebersamaan demi mewujudkan visi “Bersama Membangun Sumatera Barat Sejahtera dan Maju.”
Nevi menilai, usia delapan dekade merupakan waktu yang tepat untuk meneguhkan kembali identitas budaya Minangkabau, memperkuat harmoni sosial, sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika global. Menurutnya, pembangunan tidak bisa digerakkan oleh satu pihak saja, melainkan harus melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat akar rumput.
“Semua lini harus bergerak bersinergi agar hasil pembangunan dapat dinikmati secara merata,” ujar Nevi.
Anggota Komisi VI DPR RI ini menekankan bahwa kesejahteraan tidak semata diukur lewat angka pertumbuhan ekonomi. Kualitas hidup sehari-hari warga juga menjadi tolok ukur, mulai dari pemerataan akses pendidikan, layanan kesehatan hingga pelosok, keterjangkauan infrastruktur transportasi dan energi, hingga pelestarian lingkungan yang diwariskan bagi generasi mendatang. Ia menambahkan, kearifan lokal dan peran masyarakat adat harus menjadi penopang penting agar pembangunan berakar kuat dan tidak kehilangan jati diri.
Nevi juga mengingatkan bahwa Sumatera Barat menghadapi tantangan semakin kompleks: perubahan iklim, tekanan urbanisasi, ketimpangan antarwilayah, serta persaingan dalam menarik investasi. Untuk menjawab hal itu, kata dia, dibutuhkan inovasi kebijakan yang disertai transparansi dan akuntabilitas agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di setiap kabupaten dan kota.
Ia menutup pesannya dengan seruan agar Hari Jadi Sumbar tidak berhenti pada seremoni.
“Marilah kita sumbangkan pikiran, tenaga, dan doa dalam barisan yang satu, demi Sumatera Barat yang semakin sejahtera dan maju, tanpa meninggalkan siapa pun di belakang. Usia 80 tahun bukan akhir, melainkan awal babak baru yang lebih gemilang,” tutup Nevi Zuairina. (rn/*/pzv)
















Komentar