Ketua DPRD Sumbar: Pemimpin Masa Depan Harus Berakar pada Nilai Adat dan Agama

Parlemen354 Dilihat

Payakumbuh, RANAHNEWS – Pemahaman yang utuh terhadap agama, adat, dan budaya dinilai sebagai kunci utama dalam membentuk karakter pemimpin masa depan. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, saat menjadi narasumber dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMK se-Kota Payakumbuh, yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Payakumbuh, Sabtu (2/8/2025).

Menurut Muhidi, menjadi pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual atau kemampuan teknis semata. Seorang pemimpin harus berakar kuat pada nilai-nilai yang tumbuh di tengah masyarakatnya.

“Konsep kepemimpinan yang baik itu harus dilandasi nilai agama, pemahaman adat, dan budaya. Ini sangat penting, khususnya di Minangkabau yang menjunjung tinggi filosofi ‘Alam Takambang Jadi Guru’,” kata Muhidi.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda, khususnya para pelajar SMK yang kelak akan berkiprah di berbagai bidang kehidupan, wajib membekali diri dengan kejujuran, kedisiplinan, dan penghormatan kepada orang tua.

“Jika tiga nilai ini ditanamkan sejak dini, insya Allah akan tumbuh generasi yang amanah, tangguh, dan disegani,” ujarnya.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Ariswan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan kepemimpinan ini dirancang untuk membentuk karakter serta meningkatkan kecakapan lunak (soft skill) para siswa.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menyiapkan siswa SMK agar tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi,” kata Ariswan.

Kegiatan LDK yang diikuti perwakilan OSIS dari seluruh SMK di Kota Payakumbuh ini menghadirkan berbagai sesi pelatihan, diskusi, dan simulasi kepemimpinan. Antusiasme peserta menunjukkan semangat generasi muda dalam menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan dengan pijakan kuat pada kearifan lokal. (rn/*/pzv)

Komentar