Fadly Amran: Ketangguhan Bencana Dimulai dari Warga

Parlemen397 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Langkah nyata mewujudkan budaya siaga bencana terus digencarkan Pemerintah Kota Padang. Melalui pencanangan lima Kelurahan Tangguh Bencana tahun 2025, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pentingnya membangun ketangguhan mulai dari komunitas terkecil, yakni lingkungan tempat tinggal warga.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah ketika bencana datang. Kekuatan utama ada pada masyarakat yang terorganisir dan siap di tingkat kelurahan,” ujar Fadly Amran saat membuka kegiatan di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (29/7/2025).

Program ini melibatkan lima kelurahan dari tiga kecamatan: Belakang Tangsi, Kampung Jao, Flamboyan Baru, Ulak Karang Utara, dan Bungus Barat. Setiap kelurahan mengutus unsur lurah, ketua LPM, ketua KSB, serta tujuh warga yang aktif dalam penanggulangan bencana.

Wali kota berharap, seluruh kelurahan di Kota Padang nantinya bisa mengembangkan kapasitas serupa sehingga tujuan menjadikan Padang sebagai kota tangguh bencana bukan sekadar slogan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa sejak 2021, sudah 27 dari 104 kelurahan di Padang menerima pelatihan dan pendampingan untuk menjadi Kelurahan Tangguh Bencana. Tahun ini, lima kelurahan kembali dijadikan model penguatan kesiapsiagaan.

“Pendampingan dilakukan dalam 10 pertemuan selama sebulan, mulai 30 Juli hingga 30 Agustus 2025,” jelas Hendri.

Ia menambahkan, pelatihan meliputi seminar, lokakarya, hingga geladi ruang. Peserta akan mendapatkan materi teknis seperti sistem peringatan dini, pemetaan risiko, penyusunan rencana kontinjensi, serta simulasi evakuasi.

“Harapannya, setiap kelurahan punya kemampuan dasar dalam menghadapi dan merespons potensi bencana secara mandiri dan terkoordinasi,” tutup Hendri. (rn/*/pzv)

Komentar