Rahmat Saleh Tegaskan Komitmen Asta Cita Prabowo dari Desa

Politik550 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Komitmen memperkuat pembangunan dari desa kembali ditegaskan dalam pelantikan Rahmat Saleh sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Desa Bersatu Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2030. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Axana, Padang, Sabtu (24/5/2025), dan dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan dari berbagai daerah di Sumbar.

Dalam sambutannya, Rahmat menyatakan bahwa pembangunan desa merupakan kunci utama keberhasilan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai arah kebijakan tersebut hanya dapat tercapai dengan partisipasi aktif masyarakat desa dan sinergi kelembagaan yang kuat.

“Harapan besar dari Pak Presiden Prabowo adalah membangun dari desa. Karena itu, Desa Bersatu siap menjadi pelopor dalam menggerakkan koperasi dan pembangunan ekonomi desa,” ujar Rahmat, yang juga anggota Komisi II DPR RI.

Ia mendorong seluruh kepala daerah dan aktivis desa membentuk tim percepatan pembangunan berbasis potensi lokal. Menurutnya, koperasi desa Merah Putih adalah contoh nyata upaya membangkitkan ekonomi masyarakat dari akar rumput.

“Desa Bersatu akan fokus memperkuat kelembagaan desa, meningkatkan kapasitas aparatur, serta mengembangkan potensi nagari agar mandiri dan sejahtera,” imbuhnya.

Ketua Umum DPP Desa Bersatu, Muhammad Asri Anas, turut memberikan dorongan agar pengurus di daerah aktif menyukseskan kebijakan nasional, termasuk Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang penguatan koperasi desa sebagai sumbu pertumbuhan ekonomi baru.

“Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis koperasi. Desa Bersatu adalah wadah perjuangan bersama menuju kemandirian desa,” tegas Asri.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir sebagai Majelis Dewan Pembina, mengapresiasi inisiatif organisasi ini. Menurutnya, Desa Bersatu dapat menjadi jembatan penting antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.

“Desa adalah fondasi pembangunan. Kami siap bersinergi mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama di sektor ekonomi desa, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” kata Fadly. (rn/*/pzv)

Komentar