Padang, RANAHNEWS.com — Perayaan Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh di Kota Padang dirangkai melalui Bazar Himpunan Bersatu Teguh dan Wanita Himpunan Bersatu Teguh (HBT-WHBT) Pusat Padang yang digelar 21 Februari hingga 3 Maret 2026 di Gedung HBT-WHBT Pusat Padang. Kegiatan tahunan ini menghadirkan 98 stan dari berbagai sektor serta aksi donor darah yang menargetkan 3.000 kantong darah.
Bazar resmi dibuka Sabtu (21/2/2026) oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, ditandai dengan pemukulan gendang tabuh bersama Ketua HBT Tuako Andreas Sofiandi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Albert Hendra Lukman, unsur Forkopimda Kota Padang, serta Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Zuhardi Z. Latif.
Ketua HBT Tuako Andreas Sofiandi mengatakan, bazar tersebut merupakan agenda rutin tahunan dalam rangkaian perayaan Imlek hingga Cap Go Meh. Ia berharap kegiatan itu menjadi ruang silaturahmi lintas etnis sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Padang.
“Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi lintas etnis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Padang,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Bazar HBT-WHBT 2026 Robert Prima Astura menyebutkan, bazar tahun ini diikuti sekitar 98 stan dari sektor otomotif, perbankan, promosi, kuliner, hingga permainan. Sejumlah agenda turut memeriahkan acara, di antaranya pertunjukan barongsai dan naga, festival tari Minang, lomba busana, serta event e-sport.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak ekonomi bagi UMKM, tetapi juga memberi manfaat kemanusiaan melalui aksi donor darah. Selama kegiatan, kami menargetkan terkumpul sekitar 3.000 kantong darah,” ujarnya.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi penyelenggaraan bazar tersebut. Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik kegiatan ini karena dapat memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Semoga bazar ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi banyak pihak,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga memiliki nilai sosial yang kuat karena melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi, termasuk melalui aksi donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kota Padang.
“Kegiatan ini sangat positif. Sesuai tema Dua Tradisi Satu Kebahagiaan, mencerminkan bahwa keberagaman adalah kekuatan kita bersama,” tambahnya. (rn/*/pzv)













Komentar