Padang, RANAHNEWS – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menilai Lustrum XIV Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas tidak sekadar menjadi perayaan akademik, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kepedulian sosial. Kegiatan yang dipusatkan di Basko City Mall, Sabtu (30/8/2025), dimeriahkan dengan aksi donor darah sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Maigus, langkah FMIPA Unand tersebut patut diapresiasi karena sejalan dengan kebutuhan Kota Padang yang setiap hari memerlukan sekitar 200 kantong darah, sementara stok yang tersedia baru mencukupi setengah dari kebutuhan.
“Kita apresiasi FMIPA yang telah melaksanakan kegiatan donor darah dalam rangkaian Lustrum ke-14 ini. Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa diikuti oleh fakultas maupun perguruan tinggi lainnya di Kota Padang,” ujar Maigus Nasir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Basko City Mall yang bersedia membuka ruang untuk kegiatan donor darah. Menurutnya, pelaksanaan di ruang publik lebih efektif menarik partisipasi warga.
“Kalau di rumah sakit atau kantor PMI, masyarakat sering sungkan. Tapi kalau di mal, orang lebih mudah tertarik. Tinggal bagaimana kita menyusun agenda rutin, apakah mingguan atau bulanan, agar donor darah bisa berjalan lebih berkesinambungan,” tambahnya.
Dekan FMIPA Unand, Prof. Dr. Mai Efdi, M.Si., menyebut donor darah dalam rangkaian lustrum menjadi simbol bahwa perayaan akademik bukan hanya sebatas seremoni.
“Dengan donor darah ini, kami ingin berbagi manfaat langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum bagi civitas akademika FMIPA untuk menunjukkan kepedulian sosial, sekaligus menegaskan bahwa perayaan lustrum tidak terlepas dari nilai kemanusiaan,” ungkap Prof. Mai Efdi.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, yang turut hadir, menambahkan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah di kota ini.
“Setiap dua bulan sekali, masing-masing kecamatan menjadi tuan rumah donor darah. Tahap kedua ini sudah berjalan di Kecamatan Nanggalo, Lubuk Begalung, Koto Tangah, dan Lubuk Kilangan. Bulan September nanti giliran Kecamatan Kuranji. Meski begitu, stok darah kita masih kurang, sehingga inisiatif seperti FMIPA Unand ini sangat membantu,” jelas Zulhardi.
Kegiatan donor darah itu juga disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr. Sri Kurnia Yati, Camat Kuranji Rido Satria bersama para lurah, Kepala UTD PMI Kota Padang dr. Widyarman, serta pengusaha sekaligus pemilik Basko Grand City Mall, Basrizal Koto. (rn/*/pzv)











Komentar