Wakil Bupati Solok Dukung AMS Mengabdi di Jorong Lubuak Tareh

Pendidikan320 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Semangat perubahan yang dipelopori pemuda kembali bergema di Kabupaten Solok. Aliansi Mahasiswa Solok (AMS) se-Indonesia menggelar pembekalan panitia AMS Mengabdi 5 di Gedung Pemuda BLK Lubuk Selasih pada Sabtu, 5 Juli 2025, sebagai bagian dari gerakan sosial yang terus tumbuh sejak beberapa tahun terakhir.

Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I hadir langsung dalam kegiatan ini bersama sejumlah perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, seperti Kabid BPBD Ilham Wahab, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sumbar Syaiful Jamal, SKM, M.Si, Dispora Provinsi Gusty Anola, Dinas Perhubungan Mustika Budi dan Arel, serta kepala Bapenda Sumbar Syefdinon, S.Sos. Ketua Umum AMS, Anggra Islami Dasya, turut memimpin jalannya pembekalan bersama seluruh panitia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi AMS yang dianggap sebagai energi baru dalam membangun daerah. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Solok sangat mengapresiasi dan bangga atas inisiatif luar biasa ini. Ini bukan sekadar aksi sosial, tapi cerminan semangat membangun kampung halaman dengan ilmu dan kepedulian,” ujarnya.

Ia menyoroti kondisi pembangunan manusia di Kabupaten Solok yang masih menghadapi tantangan berat. “IPM Solok masih berada di posisi ke-17 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. Masih ada 4.590 anak yang belum menamatkan pendidikan dasar dan menengah. Namun, kami percaya kebangkitan akan datang bersama semangat mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia,” ungkapnya optimistis.

Perwakilan Dispora Provinsi Sumbar, Gusty Anola, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata semangat gotong royong khas Minangkabau. “Ini bukan hanya rutinitas, tetapi representasi dari kepedulian sosial. Teruslah menebar kebermanfaatan, karena di tangan kalian masa depan Sumatera Barat yang lebih maju dapat terwujud,” ucapnya.

Ketua Umum AMS, Anggra Islami Dasya, memberikan orasi inspiratif. Ia menegaskan AMS Mengabdi bukan sekadar organisasi, tapi gerakan kolektif yang lahir dari kesadaran sosial. “Kita pernah menyaksikan anak-anak di Garabak Data yang kesulitan mengakses pendidikan dan mengalami gizi buruk. Karena itu kita bergerak. Kita bangun Rumah Ceria, bantu mahasiswa yang hampir putus kuliah, bahkan tahun lalu kami diundang langsung oleh Menteri Pertahanan,” tegas Anggra.

Tahun ini, AMS Mengabdi 5 akan digelar di Jorong Lubuak Tareh, kawasan yang masih menghadapi persoalan infrastruktur dan pendidikan. Para panitia telah merancang program sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa perantau bagi nagari.

Dengan semangat kolaborasi dan jiwa pengabdian, AMS Mengabdi terus tumbuh menjadi gerakan perubahan yang membawa harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Solok. (E_J)

Komentar