Wabup Candra Sebut Tradisi Mengunci Shaum Momentum Saling Memaafkan

Pariwisata66 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Tradisi “Mengunci Shaum” Ramadan kembali digelar masyarakat Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sabtu (14/03/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Yaqin, Sawah Baruah Kinari itu diisi dengan berbuka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah, serta dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., bersama tokoh masyarakat dan jamaah setempat.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Setelah berbuka puasa bersama, jamaah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama di lingkungan masjid.

Pengurus Masjid Nurul Yaqin dalam sambutannya menjelaskan bahwa tradisi “Mengunci Shaum” merupakan agenda rutin yang dilaksanakan masyarakat sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kebersamaan.

“Melalui kegiatan berbuka bersama ini, kita berharap silaturahmi semakin erat dan menjadi momentum untuk saling memaafkan menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan. InsyaAllah, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, termasuk pelaksanaan MTQ selama tiga hari di masjid ini,” ungkapnya.

Wali Nagari Kinari turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Solok dalam kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada pengurus masjid dan masyarakat yang telah berpartisipasi.

“Pemerintah Nagari Kinari mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan masyarakat yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., menyebut tradisi “Mengunci Shaum” sebagai kegiatan tahunan yang terus dilaksanakan masyarakat dalam semangat kebersamaan menjelang Idulfitri.

Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., dalam kesempatan tersebut menyampaikan salam dari Bupati Solok Jon Firman Pandu yang tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan Safari Ramadan di Kecamatan Danau Kembar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga shalat tarawih, sebab harus mendampingi Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI dalam agenda di Masjid Lukman Al Majid Sumani.

Menurutnya, tradisi “Mengunci Shaum” merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus saling memaafkan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Tradisi Mengunci Shaum ini sangat baik untuk terus dilestarikan. Namun yang paling penting adalah bagaimana momentum ini benar-benar kita manfaatkan untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi di antara kita,” ujar Wabup.

Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim tentang keutamaan puasa Ramadan bagi umat Islam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., Wali Nagari Kinari beserta jajaran, mantan anggota DPRD Kabupaten Solok Payuang Putiah, pengurus masjid, ulama nagari, BPN, para Angku-Angku, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, serta masyarakat Nagari Kinari. (E_J)

Komentar