Wabup Candra: Pelatihan Pemuda Jadi Pemantik Wirausaha Baru di Solok

Pendidikan261 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS — Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat semangat kewirausahaan di kalangan anak muda sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian ekonomi daerah. Melalui Pelatihan Wirausaha Pemula yang digelar di Kantor Camat Junjung Sirih, Rabu (22/10/2025), Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok berupaya membuka peluang baru bagi generasi muda untuk menjadi penggerak ekonomi lokal.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Pemuda dan Olahraga (PORA) Disdikpora ini merupakan kelanjutan dari program serupa di Kecamatan Kubung. Pelatihan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I, Anggota DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri, Camat Junjung Sirih, para wali nagari, kepala jorong, dan tokoh pemuda setempat.

Wakil Bupati Solok H. Candra menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan, melainkan langkah nyata pemerintah daerah dalam menumbuhkan kemandirian dan keberanian ekonomi di kalangan pemuda.

“Kami minta agar anggota DPRD ikut mendampingi alumni pelatihan ini supaya ada keberlanjutan dan tindak lanjut nyata. Pelatihan ini terlaksana di tengah ‘badai efisiensi’ keuangan daerah, tapi semangatnya harus tetap tumbuh,” ujarnya.

Candra menambahkan, pelatihan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya komunitas pengusaha muda di Kabupaten Solok. Ia menekankan pentingnya aksi konkret setelah pelatihan, agar peserta mampu membaca serta memanfaatkan peluang usaha dari berbagai program pemerintah.

“Kegiatan ini adalah stimulan. Kata kuncinya: aksi nyata. Setelah ini, peserta harus mampu menganalisis dan mengakses peluang usaha, terutama di sektor ketahanan pangan, gizi, pendidikan, koperasi, UMKM, dan teknologi digital,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri mengajak para peserta untuk berani meninggalkan pola pikir lama yang menganggap kesuksesan hanya dapat diraih melalui pekerjaan formal.

“Stigma bahwa kuliah untuk kerja dan kerja harus jadi PNS harus kita hilangkan. Sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan. Mari ubah mindset kita dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Kabid Pemuda dan Olahraga (PORA) Disdikpora Kabupaten Solok, Muhammad Fauzan, S.Pd., MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diarahkan untuk membentuk mental wirausaha muda yang tangguh dan berani mengambil langkah.

“Kita harapkan peserta mampu membaca peluang dan segera beraksi. Kesempatan kerja formal semakin terbatas, apalagi dengan kemajuan teknologi. Saatnya kita menciptakan usaha sendiri,” kata Fauzan.

Camat Junjung Sirih turut mengapresiasi langkah Disdikpora yang dinilai selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan Kabupaten Solok yang kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif antara peserta dan panitia. Para pemuda menyampaikan beragam ide usaha potensial di daerahnya, mulai dari sektor kuliner dan pertanian modern hingga digital marketing.

Dengan kolaborasi lintas sektor, pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya generasi muda Solok yang bermental wirausaha, adaptif terhadap perubahan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah. (E_J)

Komentar