Usai Sidak, KONI Sumbar Benahi Pengelolaan GOR Beladiri

News52 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — KONI Sumatera Barat mengambil langkah konkret untuk membenahi pengelolaan Gedung Olahraga (GOR) Beladiri di Kompleks GOR Haji Agus Salim, Padang, setelah menemukan sejumlah persoalan dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Kamis (22/1/2026).

Langkah tersebut disepakati dalam diskusi internal yang digelar sesaat setelah sidak. Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus bersama sejumlah pengurus membahas kondisi fasilitas, tata kelola gedung, hingga kejelasan kewenangan pengelolaan sport hall yang dinilai masih belum sepenuhnya jelas.

“Hari ini kita tidak bicara seremoni. Kita bicara bagaimana fasilitas olahraga yang sudah dibangun dengan anggaran besar ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi atlet,” kata Hamdanus.

Dalam sidak itu, KONI Sumbar menemukan persoalan mendasar, mulai dari perawatan peralatan latihan hingga pengelolaan aset gedung. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh langsung terhadap proses pembinaan atlet.

“Kalau manajemennya bagus tapi asetnya diabaikan, hasilnya tidak akan maksimal,” ujar Hamdanus.

Isu krusial lainnya adalah kejelasan pembagian kewenangan antara KONI Sumbar dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar dalam pengelolaan fasilitas olahraga di kawasan GOR Haji Agus Salim. Kepastian peran dinilai penting agar pengelolaan berjalan efektif, berkelanjutan, dan akuntabel.

Sebagai tindak lanjut, KONI Sumbar sepakat membentuk tim pengelola Gedung Beladiri. Tim ini melibatkan wakil ketua umum lintas bidang, unsur kelembagaan, sarana dan prasarana, hingga bidang sponsor, serta akan berkoordinasi langsung dengan Dispora Sumbar.

Bidang Sarana dan Prasarana KONI Sumbar juga memaparkan langkah teknis yang telah disiapkan. Mereka menyusun buku identifikasi yang memuat data perangkat keras dan lunak, kondisi bangunan, serta sarana pendukung di Gedung Beladiri dan gedung serbaguna.

“Kita ingin semua bergerak dengan data, bukan asumsi,” kata Hamdanus.

Selain pembenahan teknis, KONI Sumbar juga mendorong perubahan pola pikir dalam pengelolaan fasilitas olahraga. Gedung olahraga tidak hanya diposisikan sebagai tempat latihan, tetapi juga sebagai aset produktif yang dapat mendukung pembiayaan perawatan dan pembinaan atlet melalui pengelolaan profesional serta kolaborasi dengan sponsor dan mitra strategis.

Diskusi yang berlangsung sederhana itu menegaskan komitmen pengurus KONI Sumbar untuk membenahi tata kelola fasilitas olahraga. Tanpa sekat jabatan, para pengurus menyatukan pandangan untuk menjaga dan mengoptimalkan aset olahraga daerah demi peningkatan prestasi atlet. (rn/*/pzv)

Komentar