Padang, RANAHNEWS – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang 2025–2029 bukan sekadar kewajiban perencanaan lima tahunan, tapi menjadi strategi besar Wali Kota Padang Fadly Amran dalam menyiapkan wajah baru kota di masa depan.
Dalam rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin (2/6/2025), Fadly menyerahkan langsung dokumen Ranperda RPJMD, sekaligus menyampaikan arah pembangunan Padang selama lima tahun ke depan.
“Dokumen ini bukan hanya peta jalan, tapi kompas nilai yang kita bawa bersama. Kita ingin membangun kota pintar, kota sehat, dan kota yang menjunjung tinggi nilai agama serta budaya Minangkabau,” ucap Fadly di hadapan anggota dewan.
Ia menjelaskan, konsep smart city yang diusung tidak berhenti pada kecanggihan teknologi, tapi lebih pada cara kerja pemerintah yang efisien, transparan, dan partisipatif. Pemerintah akan mengembangkan sistem layanan digital seperti perizinan online, informasi pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi, serta sistem transportasi yang ramah lingkungan.
“Teknologi hanya alat, yang kita kejar adalah pelayanan publik yang terintegrasi, cepat, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Selain itu, visi kota sehat juga menjadi bagian penting RPJMD. Kota Padang, menurut Fadly, tengah mengikuti penilaian nasional Forum Kota Sehat dengan sembilan indikator menyeluruh, mencakup kesehatan jiwa, lingkungan, hingga penanggulangan bencana.
“Sehat itu bukan hanya tidak sakit, tapi lingkungan yang mendukung kualitas hidup,” katanya.
Tak kalah penting, seluruh arah pembangunan tetap berakar pada nilai-nilai Minangkabau yang selama ini menjadi fondasi masyarakat. Filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah menurut Fadly, akan menjadi panduan etika sosial yang memperkuat identitas pembangunan Padang.
Tantangan besar pun tak luput dari perhatiannya. Pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan ekonomi disebut sebagai pekerjaan rumah yang mendesak untuk diatasi. Karena itu, Fadly mengusulkan program-program unggulan di sektor perdagangan, UMKM, jasa, hingga pariwisata berbasis budaya dan kuliner lokal.
“Padang harus tumbuh secara adil dan merata. Semua warga harus merasakan manfaat pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa proses penyusunan RPJMD ini telah melibatkan berbagai pihak melalui forum perangkat daerah, musrenbang, dan konsultasi publik. Ranperda ini juga dirancang sejalan dengan Asta Cita, delapan cita-cita nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam wawancara usai rapat, Fadly menyampaikan harapan agar DPRD Kota Padang dapat memberikan dukungan penuh.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, dewan, dan masyarakat, saya yakin kita bisa menjadikan Padang sebagai kota yang lebih maju dan sejahtera. Ini bukan sekadar dokumen, ini komitmen kita bersama,” tutupnya. (rn/*/pzv)











Komentar