Padang, RANAHNEWS.com — PWI Sumatera Barat menegaskan tidak memiliki keterlibatan maupun hubungan dengan kegiatan Sumbar Summit Teacher 2026 yang digelar di Padang pada 13–14 Agustus 2026. Penegasan itu disampaikan menyusul penggunaan logo dan identitas PWI dalam sejumlah atribut kegiatan tanpa persetujuan organisasi.
Ketua PWI Sumbar Widya Navies mengatakan pihaknya telah menyampaikan somasi kepada penyelenggara terkait pencantuman logo dan merek PWI tersebut.
“Kami tidak ikut serta, tidak pula bagian dari penyelenggara. PWI Sumbar sudah menyampaikan somasi terkait terpajangnya logo dan merek PWI pada kegiatan tersebut,” kata Widya Navies melalui siaran pers di Padang, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Widya, pencantuman logo dan merek PWI pada atribut kegiatan dilakukan tanpa persetujuan organisasi. Ia menilai penggunaan nama maupun identitas resmi organisasi tanpa izin merupakan persoalan serius.
PWI Sumbar juga menilai pencantuman logo tersebut tidak sah. Apabila terbukti memenuhi unsur pelanggaran hukum, PWI Sumbar membuka peluang untuk memproses persoalan tersebut melalui jalur hukum.
Widya menjelaskan, beberapa hari menjelang acara, panitia penyelenggara mendatangi Kantor PWI Sumbar untuk menawarkan kerja sama. Namun, menurut dia, panitia tidak memberikan draf kerja sama, sementara logo dan merek PWI telah dipasang untuk promosi dan informasi kegiatan.
“Saat itu, PWI Sumbar menyampaikan, menolak tawaran kerja sama,” kata Widya.
Meski demikian, ketika kegiatan berlangsung, identitas dan logo PWI masih ditemukan pada flyer di ruang tunggu Zoom.
PWI Sumbar menyampaikan klarifikasi tersebut untuk meluruskan informasi kepada publik, khususnya guru, sekolah, dan instansi pendidikan di Sumatera Barat, agar keberadaan logo PWI tidak diartikan sebagai bentuk dukungan resmi organisasi.
PWI Sumbar juga mendesak penyelenggara memberikan penjelasan resmi mengenai dasar pencantuman logo tersebut serta bertanggung jawab atas penggunaan identitas PWI tanpa izin.
Selain itu, PWI Sumbar menemukan sertifikat yang di bagian bawahnya mencantumkan keterangan “Mengetahui: Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan Kadis Pendidikan Sumatera Selatan Habibul Fuadi”. Dalam sertifikat tersebut tidak terdapat tanda tangan pemilik acara.
Widya mengatakan somasi telah dilayangkan kepada pihak penyelenggara yang disampaikan kepada Founder Indonesia Inspiring Teacher sekaligus Promotor Sumbar Summit Teacher 2026, Herdinalsky.
Di sisi lain, rapat pengurus Harian PWI Sumbar bersama Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumbar pada Jumat (21/8/2026) juga mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap anggota atau pengurus PWI Sumbar yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (rn/*/pzv)














Komentar