Payakumbuh, RANAHNEWS.com — Purna bakti tidak menghentikan langkah AKBP Rusirwan, S.H., untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Mantan Wakil Kepala Polres Payakumbuh itu kini mengemban amanah sebagai Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Payakumbuh, melanjutkan pengabdiannya melalui upaya pencegahan narkotika dan penguatan kepedulian sosial.
Di tengah masyarakat, Rusirwan juga dikenal dengan sapaan akrab “Ayah”. Panggilan tersebut menjadi bagian dari kedekatannya dengan berbagai kalangan, tidak hanya ketika masih aktif bertugas di kepolisian, tetapi juga setelah menyelesaikan masa kedinasannya.
Pengalaman selama bertugas di institusi kepolisian menjadi bekal dalam menjalankan peran sosial yang kini diembannya. Jika sebelumnya pengabdian dilakukan melalui struktur dan kewenangan kedinasan, kini ia dituntut membangun komunikasi, merangkul masyarakat, serta mendorong keterlibatan berbagai pihak.
Sebagai Ketua LAN Kota Payakumbuh, Rusirwan memiliki tanggung jawab dalam mendorong kepedulian terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, terutama yang mengancam generasi muda. Upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan.
Persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan edukasi dan perhatian terhadap lingkungan pergaulan. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun upaya pencegahan yang berkelanjutan.
Dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, perlindungan terhadap generasi muda juga berkaitan dengan tanggung jawab adat dan agama. Falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah menempatkan nilai adat dan agama sebagai pedoman kehidupan bersama.
Niniak mamak memiliki tanggung jawab moral terhadap anak kemenakan, Bundo Kanduang berperan dalam menjaga ketahanan keluarga, sedangkan alim ulama memberikan tuntunan keagamaan. Peran tersebut dapat berjalan beriringan untuk membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, antara lain melalui perhatian terhadap pergaulan anak, komunikasi terbuka dalam keluarga, serta kepedulian terhadap anggota masyarakat yang menghadapi persoalan penyalahgunaan narkotika.
Keberadaan LAN dapat menjadi salah satu ruang untuk memperluas edukasi dan menggerakkan kepedulian masyarakat. Namun, upaya tersebut membutuhkan kerja sama, program yang terarah, serta konsistensi agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.
Di luar amanah organisasi yang kini dijalankannya, sapaan “Ayah” turut menggambarkan sisi personal Rusirwan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebutan itu mencerminkan kedekatan yang tidak semata-mata bertumpu pada pangkat atau jabatan, melainkan juga pada hubungan sosial yang terpelihara.
Dalam kehidupan sehari-hari, kepercayaan tumbuh melalui komunikasi, sikap saling menghormati, dan konsistensi dalam memperlakukan orang lain. Hubungan semacam itu dapat terus terjaga meskipun seseorang tidak lagi menjalankan tugas formal seperti sebelumnya.
Perjalanan Rusirwan menunjukkan bahwa purna bakti membuka ruang pengabdian dalam bentuk yang berbeda. Pengalaman profesional dapat tetap memberi manfaat ketika disertai kemauan untuk terlibat dan bekerja bersama masyarakat.
Kini, melalui perannya di LAN Kota Payakumbuh, Rusirwan melanjutkan keterlibatan tersebut dalam upaya pencegahan narkotika dan penguatan kepedulian sosial. Sebutan “Ayah” yang melekat padanya menjadi bagian dari kisah kedekatan dengan masyarakat, sementara amanah yang diembannya menghadirkan tanggung jawab baru untuk terus berkontribusi setelah masa kedinasan berakhir. (rn/*/pzv)













Komentar