PKS Tunjuk Rahmat Saleh Wasekjen, Dorong Penguatan Organisasi

Parlemen502 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperkuat struktur internalnya untuk menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan. Salah satu langkah penting adalah penunjukan Rahmat Saleh sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Organisasi, Administrasi, dan Literasi Kepartaian pada kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS periode 2025–2030.

Rahmat Saleh, yang saat ini menjadi anggota Komisi II DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I, mengaku siap mengemban amanah tersebut. Ia menilai tugas ini bukan sekadar posisi struktural, melainkan bagian dari upaya modernisasi partai secara menyeluruh.

“Penugasan ini bukan sekadar jabatan struktural, ini adalah tantangan untuk terus memodernisasi partai dari dalam,” kata Rahmat dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Menurut Rahmat, penguatan literasi politik di seluruh lini kader menjadi langkah penting agar perjuangan partai tetap konsisten dan mampu menjawab perubahan zaman. Ia menilai struktur baru DPP PKS saat ini menandai terjadinya penyegaran kepemimpinan dengan melibatkan banyak nama baru pada posisi strategis.

“Kalau kita lihat komposisinya, cukup banyak wajah-wajah baru yang diberi kepercayaan. Ini adalah langkah maju agar partai terus berinovasi,” ungkapnya.

DPP PKS periode 2025–2030 kini dipimpin Al Muzzammil Yusuf sebagai Presiden Partai, dengan Muhammad Kholid sebagai Sekretaris Jenderal, dan Noerhadi sebagai Bendahara Umum. Kepengurusan partai kali ini juga melibatkan tokoh-tokoh dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi, hingga politisi muda.

Rahmat menilai besarnya jumlah bidang yang dibentuk dalam struktur baru DPP PKS mencerminkan keseriusan partai dalam merespons berbagai persoalan bangsa. Menurutnya, pembentukan bidang Advokasi, Pendidikan, Energi, Digitalisasi, hingga Ekonomi Kreatif adalah bagian dari spesialisasi isu yang harus dikuasai partai secara teknis dan substantif.

“Ini bukan soal banyak-banyakan bidang, tapi soal keseriusan kita membangun spesialisasi isu. Kita ingin PKS hadir dengan pendekatan yang lebih teknokratis namun tetap membumi,” ujar Rahmat.

Ia berharap penugasan ini menjadi momentum konsolidasi dan percepatan internal partai menjelang Pemilu 2029. Rahmat mengajak seluruh kader PKS menjaga semangat kolektif dan memperkuat literasi politik sebagai bekal dalam menghadapi kontestasi nasional.

“Kerja partai tidak selesai di pileg atau pilkada. Kita harus terus hadir untuk rakyat lewat kerja nyata dan kaderisasi politik yang sehat,” tutupnya.

Sebelumnya, Rahmat Saleh menjabat sebagai Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumatera Barat. (rn/*/pzv)

Komentar