PKS Sumbar Terima Armada Tanggap Bencana untuk Operasi Kemanusiaan

News102 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan bencana dengan menerima bantuan armada mobil operasional untuk mendukung respons kemanusiaan di wilayah rawan bencana.

Serah terima armada dilakukan di halaman kantor DPW PKS Sumbar, Sabtu siang (31/1/2026), dan ditujukan untuk menunjang mobilisasi cepat saat terjadi gempa, longsor, maupun banjir di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina, menyatakan armada tersebut merupakan wujud kepedulian bersama terhadap tingginya risiko bencana di Ranah Minang. Menurutnya, kesiapan sarana transportasi dan logistik menjadi faktor krusial dalam upaya penyelamatan masyarakat.

“Sumatera Barat memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Karena itu, kesiapan logistik dan mobilisasi cepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan masyarakat. Armada ini kami niatkan sepenuhnya untuk kepentingan publik, tanpa sekat,” ujar Nevi.

Nevi menjelaskan, pengadaan armada merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur, mulai dari struktur pusat partai, pemerintah daerah, hingga para wakil rakyat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi selaku Ketua MPW PKS Sumbar serta Rahmat Saleh yang turut berkontribusi dalam pengadaan kendaraan tersebut.

Ia menegaskan, penguatan mitigasi bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat musibah terjadi. Upaya tersebut mencakup edukasi masyarakat, pelatihan relawan, serta penguatan sinergi lintas lembaga dengan DPR RI dan pemerintah daerah di seluruh kabupaten dan kota.

Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menghadirkan armada tanggap bencana tersebut. Ia menegaskan kendaraan akan selalu disiagakan untuk mendukung operasi kemanusiaan di Sumatera Barat.

Nevi berharap, kehadiran armada baru ini dapat mempercepat proses evakuasi korban, penyaluran bantuan, dan distribusi logistik ketika bencana terjadi. “Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari amal kolektif kita untuk menjaga keselamatan masyarakat Sumatera Barat dan memperkuat budaya saling tolong-menolong,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar