Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Kepedulian terhadap korban banjir dan galodo di kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok diwujudkan melalui penyaluran bantuan tunai Rp50 juta dari Bunda Guru dan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (17/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan kepada Bunda Guru Kabupaten Solok, disertai bantuan Rp5 juta untuk setiap ahli waris korban meninggal dunia.
Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk ungkapan belasungkawa sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak bencana di Arosuka dan sekitarnya.
Bunda Guru Kabupaten Pasaman Barat, Sifrowati, mengatakan kunjungan itu diharapkan dapat memberikan penguatan kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, kepedulian tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengurus Bunda Guru dan PGRI se-Sumatera Barat.
“Kami berharap kunjungan ini dapat mengobati rasa duka pihak korban sekaligus menjadi dukungan bagi Kabupaten Solok agar kembali pulih seperti sediakala. Kegiatan ini juga untuk memperkuat tali silaturahmi antarpengurus Bunda Guru dan PGRI. Terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada kami,” ujar Sifrowati.
Bunda Guru Kabupaten Solok, Kurniati, mengapresiasi kepedulian Bunda Guru dan PGRI Kabupaten Pasaman Barat yang turut merasakan duka masyarakat akibat bencana tersebut.
“Semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal ibadah dan pahala yang nantinya dibalas oleh Allah SWT. Kami atas nama masyarakat dan keluarga korban bencana menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam atas perhatian serta kepedulian Bapak dan Ibu semua,” kata Kurniati.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat terdampak. Ia menyebut bencana tersebut meninggalkan duka mendalam dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
“Ini merupakan anugerah bagi kita di Kabupaten Solok atas kepedulian banyak pihak. Kejadian yang menimpa masyarakat, khususnya di Kabupaten Solok, meninggalkan rasa duka mendalam dan menimbulkan korban jiwa sebanyak dua orang meninggal dunia,” ujar Jon Firman Pandu.
Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat disalurkan secara langsung dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak serta ahli waris korban meninggal dunia.
Dalam kunjungan tersebut, bantuan tunai Rp50 juta diserahkan kepada Bunda Guru Kabupaten Solok. Selain itu, masing-masing ahli waris korban meninggal dunia menerima bantuan sebesar Rp5 juta. (E_J)













Komentar