Pemko Padang Giat Cetak Wirausaha, Fokus Kembangkan Sektor Kuliner

Ekonomi318 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Pemerintah Kota Padang terus mendorong lahirnya wirausaha baru melalui program Pembekalan Kewirausahaan bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang digelar di Grand Basko Hotel Padang, Rabu (11/6/2025). Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya pelaku usaha lokal yang mampu meningkatkan daya saing.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengapresiasi dukungan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang telah memfasilitasi kegiatan ini melalui dana pokok pikiran (Pokir). Ia menilai pelatihan tersebut sejalan dengan Program Unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas yang tengah digencarkan pemerintah kota.

“Melalui pelatihan ini, kita ingin mengubah pola pikir masyarakat. Jangan hanya bercita-cita menjadi karyawan, tetapi mulai berani menjadi pelaku usaha,” ujar Maigus.

Ia menambahkan, revitalisasi Pasar Raya Padang serta penataan kawasan wisata, termasuk Pantai Padang, merupakan bagian dari upaya Pemko Padang dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Potensi besar yang dimiliki Kota Padang di sektor pariwisata, pendidikan, dan kuliner perlu dioptimalkan melalui penguatan ekonomi kreatif.

“Penguatan ekonomi tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik. Harus dibarengi dengan peningkatan manajemen, pengembangan industri, dan peningkatan kualitas produk,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menyampaikan pelatihan ini merupakan bentuk dukungan legislatif untuk mendorong kemajuan UMKM di Kota Padang. Ia berharap pelatihan yang diikuti peserta dari 11 kecamatan dan 104 kelurahan ini dapat menghasilkan wirausaha yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.

“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini harus diterapkan di lingkungan masing-masing agar dampaknya terasa nyata,” kata Osman.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, menjelaskan pelatihan ini diikuti oleh 68 peserta yang mayoritas bergerak di sektor kuliner. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 11-13 Juni 2025.

“Materi yang diberikan meliputi pengembangan produk inovatif, teknik produksi higienis dan efisien, strategi pengemasan menarik, dan pemanfaatan media digital untuk promosi usaha,” jelas Ferri.

Dengan pembekalan ini, pemerintah berharap para peserta mampu menjadi pengusaha yang mandiri, kreatif, dan mampu bersaing di pasar yang semakin terbuka. (rn/*/pzv)

Komentar