Jakarta, RANAHNEWS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyatakan dukungan terhadap usulan pemindahan markas dan lapangan tembak TNI yang berada di dekat kampus Universitas Negeri Padang (UNP), menyusul insiden peluru nyasar yang melukai dua orang di lingkungan kampus.
Sikap tersebut disampaikan Djamari saat menerima Rektor UNP Prof. Krismadinata dan mantan Rektor Prof. Ganefri yang didampingi alumnus UNP Khairul Jasmi di kantornya, Gedung Utama Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat No. 15, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).
Dalam pertemuan itu, pihak UNP melaporkan peristiwa peluru nyasar yang terjadi di kampus dan meminta dukungan pemerintah agar lokasi latihan tembak TNI yang berada dekat kawasan pendidikan tersebut dapat dipindahkan guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Saya menyambut positif ide pemindahan itu,” kata Djamari.
Ia mengatakan telah menerima laporan terkait insiden tersebut dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol maupun dari pihak UNP tidak lama setelah kejadian berlangsung.
Menurut Rektor UNP, kekhawatiran terhadap kemungkinan terulangnya insiden serupa masih dirasakan berbagai pihak. Karena itu, UNP berharap dukungan Menko Polkam agar rencana pemindahan dapat segera direalisasikan.
Menanggapi harapan tersebut, Djamari menjawab singkat, “Insya Allah.”
Insiden peluru nyasar terjadi di depan Gedung Rektorat UNP, Air Tawar, Padang, pada Selasa (2/6) sore. Dua orang mengalami luka-luka, salah satunya mahasiswi UNP Nova Wirantika.
Peluru tersebut berasal dari lapangan tembak di Lapai, fasilitas Kompi Senapan A Yonif 133/Yudha Sakti yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus induk UNP Air Tawar.
Pihak UNP mencatat kasus peluru nyasar serupa telah terjadi tujuh kali. Namun, hanya empat kejadian yang terekam dalam jejak digital, sementara tiga lainnya terjadi sebelum media berbasis internet berkembang luas.
Sebelumnya, UNP juga telah menyurati Menko Polkam untuk meminta peninjauan ulang terhadap lokasi latihan tembak tersebut.
Pada Juli mendatang, UNP berencana mengundang Djamari Chaniago untuk berbicara di hadapan para dosen. Kehadiran Menko Polkam itu diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan. (rn/*/pzv)










Komentar