Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Polres Dharmasraya menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 mulai Senin (26/10/2026) untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan. Operasi ini menekankan edukasi, penegakan hukum yang humanis, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.
Pelaksanaan operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di lapangan apel Markas Polres Dharmasraya, Senin pukul 08.00 WIB. Apel dipimpin Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, S.Pd., M.Pd., yang membacakan amanat Kapolda Sumatera Barat.
Apel tersebut diikuti personel TNI, Brimob Kompi C, Polres Dharmasraya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Wakil Bupati bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., dan unsur Forkopimda melakukan pemeriksaan pasukan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel.
Operasi Patuh Singgalang 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lantas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”. Melalui operasi ini, kepolisian berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Dalam amanat Kapolda Sumatera Barat yang dibacakan Leli Arni, ditegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dan menurunnya angka kecelakaan.
Data pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2025 mencatat 62 kejadian kecelakaan lalu lintas. Peristiwa tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, 11 orang mengalami luka berat, dan 76 orang mengalami luka ringan.
Pada periode yang sama, penindakan pelanggaran lalu lintas mencakup 239 kasus tilang melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan 6.293 teguran.
Berkaca pada data tersebut, personel yang bertugas dalam Operasi Patuh Singgalang 2026 diminta meningkatkan edukasi kepada masyarakat serta memetakan lokasi rawan kecelakaan dan pelanggaran. Penegakan hukum juga harus dilakukan secara profesional dan humanis.
Petugas didorong memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengawasan lalu lintas, meningkatkan kemampuan personel, serta memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menjaga integritas, menghindari pungutan liar, tidak menyalahgunakan kewenangan, dan menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui operasi ini, Polres Dharmasraya diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Pada akhir amanatnya, Kapolda Sumatera Barat secara resmi menyatakan Operasi Patuh Singgalang 2026 berlaku mulai Senin, 26 Oktober 2026. (akn)













Komentar