Padang Pariaman, RANAHNEWS.com — Suasana penyambutan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) berubah lebih hangat selama Ramadan 2026, dengan menghadirkan tarian tradisional Minangkabau di area kedatangan sejak H-7 Lebaran. Nuansa ini ditujukan untuk memberi kesan emosional bagi perantau yang pulang ke kampung halaman.
Selain pertunjukan budaya, layanan kepada penumpang juga diperkuat melalui pembagian takjil gratis, terutama bagi mereka yang tiba menjelang waktu berbuka puasa.
Komisaris Independen Angkasa Pura Indonesia Imelda Sari menyampaikan apresiasinya terhadap perubahan suasana di BIM yang dinilai semakin nyaman dan berkesan.
“BIM sudah jauh berubah. Suasananya juga bagus sekali. Senang dan bangga bisa kembali ke ranah Minang, disambut dengan tarian yang dimulai sejak H-7 Lebaran,” ujarnya saat mengunjungi BIM, Selasa (17/3/2026).
Ia juga turut membagikan takjil kepada penumpang dan menyebut kegiatan tersebut telah berlangsung sejak awal Ramadan sebagai bentuk kepedulian kepada pengguna jasa bandara.
“Pembagian takjil ini sudah dimulai sejak awal Ramadan, karena mungkin ada penumpang yang datang mendekati waktu berbuka puasa. Semoga ini membantu, walaupun hal kecil,” katanya.
Lebih lanjut, Imelda berharap meningkatnya arus kedatangan perantau pada momen Lebaran dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
“BIM harus tetap menjadi gerbang utama menyambut perantau maupun pengunjung ke Sumatera Barat, dengan pelayanan yang lebih baik lagi, sesuai dengan tagline #MelayaniSepenuhHati,” tutupnya. (rn/*/pzv)













Komentar