Mulyadi: Transformasi Digital Perikanan Butuh Kolaborasi Nyata

News367 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Upaya mentransformasikan sektor perikanan laut berbasis teknologi digital mulai menunjukkan arah yang lebih pasti. Hal ini mengemuka dalam Temu Koordinasi Pengelolaan Usaha Perikanan Laut Berbasis Digital Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Rabu (4/6/2025), dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi.

Bagi Mulyadi, digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan jalan menuju efektivitas usaha perikanan yang lebih terukur dari hulu ke hilir. Ia menegaskan, penggunaan teknologi mampu memangkas celah inefisiensi, mempercepat distribusi, dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pembudidaya ikan di daerah.

“Digitalisasi dalam budidaya perikanan akan memperkuat daya saing dan kemandirian. Namun, transformasi ini tidak akan berhasil tanpa sinergi. Pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga sektor wisata mesti bergerak bersama,” ujar Mulyadi.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal yang hadir mewakili Gubernur Mahyeldi. Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah memulai gerakan konkret melalui program Gerak Cepat Sumbar Sejahtera dan Gerak Cepat Sumbar Maju, dengan menghubungkan pelaku usaha dan koperasi untuk mendorong kolaborasi yang nyata.

“Penguatan sektor perikanan lokal harus menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan daerah. Kita perlu langkah taktis yang terukur dan kolaboratif,” kata Endrizal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kerja sama jangka panjang antara pemerintah daerah dan pembudidaya merupakan bentuk pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Komitmen ini tak hanya mengembangkan sektor kelautan dan perikanan, tetapi juga memperkuat peran koperasi lokal seperti Koperasi Merah Putih sebagai tulang punggung ekonomi daerah. (rn/*/pzv)

Komentar