Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — MAN 2 Solok memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan pembina talenta dan karakter pelajar melalui pelaksanaan Ajang Kreativitas Siswa (AKISTA) IX tingkat SMP/MTs dan pondok pesantren se-Kota dan Kabupaten Solok yang digelar pada 10–11 Februari 2026.
Kegiatan dua hari ini diikuti peserta dari berbagai satuan pendidikan dan dirancang sebagai wadah pengembangan kompetensi akademik, kreativitas, seni, olahraga, serta penguatan nilai keimanan dan akhlak peserta didik sejak jenjang pendidikan menengah pertama.
AKISTA IX mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni futsal, tahfiz Al-Qur’an, nasyid, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), lomba eko kreatif, story telling, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta olimpiade mata pelajaran. Seluruh cabang dirancang untuk mengasah potensi intelektual, keterampilan, dan karakter siswa secara seimbang.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Zulkifli, S.Ag., M.M., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Lizi Firma Suryani, M.Si. Pembukaan turut dihadiri Camat X Koto Singkarak, Kepala KUA X Koto Singkarak, para kepala sekolah dan madrasah wilayah utara Kabupaten Solok, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok mengapresiasi konsistensi MAN 2 Solok dalam menyelenggarakan AKISTA sebagai sarana pembinaan potensi dan karakter siswa. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kepala MAN 2 Solok, H. Maidison, S.Pd., M.S.H., menyampaikan bahwa AKISTA IX menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan kreativitas, prestasi, dan karakter peserta didik sejak dini.
“AKISTA IX MAN 2 Solok merupakan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat nilai keimanan dan akhlak,” ujar Maidison.
Ia menegaskan bahwa AKISTA tidak sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari pembinaan generasi muda yang berdaya saing.
“Tema Beyond the Horizon, Grow Talent, Glow Faith, Go Future mencerminkan visi madrasah dalam menyiapkan generasi unggul secara akademik, kuat secara spiritual, dan siap menghadapi masa depan,” katanya.
Maidison juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Kementerian Agama Kabupaten Solok, pemerintah daerah, sekolah dan madrasah peserta, serta panitia pelaksana yang melibatkan OSIM, Pramuka, dan kader UKS.
Pembukaan AKISTA IX berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa MAN 2 Solok, diawali tari pasambahan yang dikolaborasikan dengan silek tuo, dilanjutkan penampilan MC tiga bahasa, peluncuran roket air, pertunjukan tari, nasyid, talempong, story telling, paduan suara Mars MAN 2 Solok dan Mars Kabupaten Solok, serta tahfiz Al-Qur’an.
AKISTA IX diketuai Viska Nofrita, S.Pd., dan melibatkan seluruh unsur madrasah. Keterlibatan siswa dalam kepanitiaan menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan, kerja sama, dan manajemen kegiatan. (rn/*/pzv)













Komentar