Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Perjalanan berat menembus medan terjal di Kecamatan Tigo Lurah tak menyurutkan tekad para pemimpin Sumatera Barat untuk hadir langsung di tengah masyarakat Nagari Sumiso. Dengan menggunakan motor trail, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Solok H. Candra menembus jalan berbatu sepanjang dua jam perjalanan, Jumat (6/6/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja ke wilayah terpencil sekaligus wujud perhatian nyata pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini kerap luput dari sorotan pembangunan. Rombongan turut diikuti oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Dandim 0309 Solok, Sekretaris Daerah Medison, sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumbar, serta jajaran kepala OPD dari tingkat provinsi maupun kabupaten.
Setibanya di Jorong Sungai Dareh, rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat, Wali Nagari Sumiso Joni Putra, serta Anggota DPRD Kabupaten Solok asal Sumiso, Nelson. Setelah melaksanakan salat Magrib dan Isya berjemaah serta makan malam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan dialog langsung bersama warga.
Dalam sesi itu, Wali Nagari menyampaikan sejumlah aspirasi, seperti pembangunan jalan ke Jorong Tigo Jangko dan renovasi fasilitas pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Solok menyatakan bahwa kehadiran para pimpinan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bukti komitmen membangun wilayah perbatasan.
“Ini momen langka dan penuh kebanggaan bagi kita. Kehadiran Gubernur, pimpinan OPD, serta tokoh daerah menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk semua, termasuk masyarakat di pelosok,” ungkap Bupati Jon Firman Pandu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Mahyeldi atas sinergi lintas daerah, termasuk penyaluran hewan kurban dari Pemerintah Provinsi ke Nagari Sumiso. Pemerintah Kabupaten Solok sendiri juga menyalurkan kurban ke wilayah timur, yakni Nagari Garabak Data.
Selain itu, Bupati turut menanggapi persoalan jaringan komunikasi yang masih menjadi kendala di Sumiso. “Permasalahan blank spot sedang kami tangani secara bertahap. Ini menjadi prioritas dalam pemerataan akses digital,” ujarnya.
Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk mendukung pembangunan di daerah terisolasi. Ia mendorong sinergi melalui program TMMD untuk membuka akses jalan dan memperkuat layanan dasar.
“Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian nyata. Pemerataan pembangunan harus dirasakan hingga ke pelosok. Nagari Sumiso bagian dari Sumatera Barat yang tidak boleh tertinggal,” tutur Mahyeldi.
Ia menambahkan, sebanyak 68 ekor sapi kurban tahun ini disalurkan oleh Pemprov Sumbar ke berbagai daerah, termasuk Sumiso, serta satu ekor khusus untuk masyarakat Palestina.
Malam penuh kehangatan itu menegaskan pentingnya kehadiran pemimpin di tengah rakyat. Dalam suasana yang sarat semangat gotong royong, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan pembangunan yang adil dan merata. (E_J)















Komentar