Koperasi Merah Putih Diluncurkan Serentak di Padang, Perkuat Ekonomi Berbasis Warga

Ekonomi406 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Sebagai bentuk penguatan ekonomi berbasis gotong royong, Pemerintah Kota Padang secara serentak meluncurkan 104 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan. Peluncuran ini dipusatkan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kamis (17/7/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 tingkat Kota Padang.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa koperasi merupakan cerminan cita-cita luhur para pendiri bangsa yang menekankan pentingnya gotong royong dalam pembangunan ekonomi.

“Kita meyakini pergerakan koperasi sangat penting untuk membangun perekonomian yang lebih adil dan mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Fadly.

Ia menyampaikan bahwa koperasi di tingkat kelurahan harus menjadi wadah kekeluargaan yang mampu menggali potensi lokal. Pemerintah Kota Padang akan mendukung penuh penguatan koperasi melalui pelatihan, pendampingan, serta pemberian penghargaan bagi koperasi sehat dan profesional.

“Kita akan memberikan penghargaan kepada koperasi yang kuat dan sehat. Koperasi mesti dikelola secara profesional karena dunia usaha sangat kompetitif,” katanya.

Fadly juga menekankan pentingnya peran camat dan perangkat daerah dalam membina koperasi. Selain itu, Pemerintah Kota Padang telah mengaktifkan kembali Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) setelah sempat vakum.

“Hibah fasilitas sudah kita berikan agar Dekopinda menjadi pusat tukar gagasan dan penguatan jaringan koperasi,” ujar Fadly.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menjelaskan bahwa peluncuran ini turut disertai penyerahan surat badan hukum kepada perwakilan koperasi dari setiap kecamatan. Pemko Padang juga memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi tingkat kota.

“Koperasi Konsumen terbaik diraih Koperasi Keluarga Besar Semen Padang, disusul KPRI Fakultas Ekonomi Unand dan KPRI RSUD Dr. Rasidin Padang. Untuk kategori Simpan Pinjam, juara I diraih Koperasi Adipura, juara II Koperasi RS Yos Sudarso, dan juara III KPRI SMPN 21 Padang,” sebut Fauzan.

Penghargaan disertai uang tunai sebesar Rp10 juta bagi juara I, Rp8 juta untuk juara II, dan Rp6 juta bagi juara III.

Fauzan menambahkan bahwa Koperasi Merah Putih diarahkan untuk mengoptimalkan sektor strategis seperti distribusi sembako, gas subsidi, logistik, dan simpan pinjam. Pemerintah juga mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular seperti budidaya maggot untuk mengelola sampah.

“Pengelolaan sampah secara koperatif ini diharapkan bisa menjadi solusi atas persoalan lingkungan di Kota Padang,” ungkapnya.

Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Ilham, menjelaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya fokus pada sektor usaha yang sesuai kebutuhan warga.

“Untuk tahap awal kami mengembangkan usaha agen gas dan membuka kios pupuk serta pembibitan ikan karena wilayah kami mayoritas pertanian,” ujarnya.

Ketua Dekopinda Kota Padang, Irwan Basir, menegaskan bahwa koperasi merupakan tiang penyangga ekonomi masyarakat yang wajib dikelola secara profesional.

“Salah satu potensi besar adalah budidaya maggot. Jika dikelola secara kolektif, ini bisa menyelesaikan persoalan sampah di Kota Padang,” tutup Irwan. (rn/*/pzv)

Komentar