KONI Sumbar Fokus Kawal Bonus Atlet dan Persiapan Porprov 2026

Olahraga137 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menegaskan fokus kerja kepengurusan periode 2025–2029 akan diarahkan pada dua agenda utama: percepatan pencairan bonus atlet dan percepatan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Trio pimpinan KONI Sumbar, Ketua Umum Hamdanus, Sekretaris Umum Anandya Dipo, dan Bendahara Umum Halim Fitra Setiawan, menyatakan komitmen bersama untuk memastikan hak atlet terpenuhi serta gairah olahraga daerah kembali bangkit.

Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menekankan bahwa pihaknya akan mengawal sepenuhnya pencairan bonus atlet yang masih tertahan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar. Ia menegaskan, atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah layak segera menerima haknya tanpa penundaan.

“Kami berkomitmen menuntaskan seluruh kewajiban terhadap atlet, termasuk bonus PON Aceh–Sumut 2024 yang masih tertahan di Dispora. Atlet sudah berjuang untuk daerah, maka hak mereka harus segera diterima,” ujar Hamdanus, Kamis (6/11/2025).

Bendahara Umum KONI Sumbar, Halim Fitra Setiawan, menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan bonus disebabkan faktor administratif yang masih terkait masa kepengurusan sebelumnya di bawah Roni Pahlawan. Namun, ia memastikan bahwa dana tersebut sudah tersedia dan hanya menunggu penyelarasan berkas agar dapat segera dicairkan.

“Dana bonus sebenarnya sudah siap. Hanya saja proses administrasi perlu disesuaikan karena dokumen pertanggungjawabannya masih di masa pengurus lama. Kami terus kawal agar ini segera tuntas,” kata Halim.

Halim menambahkan, untuk bonus atlet PON Beladiri II 2025 di Kudus, seluruh proses administrasi sudah rampung dan telah dilakukan penyerahan simbolis bertepatan dengan pelantikan pengurus baru KONI Sumbar.

“Intinya, bonus PON Beladiri II sudah tidak ada masalah. Semua berjalan lancar,” tegasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempercepat persiapan Porprov Sumbar 2026. Bersama Dispora provinsi serta kabupaten/kota, KONI telah menggelar rapat koordinasi membahas pelaksanaan multiiven olahraga terbesar di Ranah Minang tersebut.

“Hampir semua daerah menyatakan sudah rindu dengan pelaksanaan Porprov yang vakum selama delapan tahun terakhir. Kami mendorong agar kabupaten/kota bisa meyakinkan kepala daerah dan DPRD untuk mengalokasikan anggaran pelaksanaan Porprov 2026,” jelas Dipo.

Menurut mantan atlet karate Sumbar itu, absennya Porprov dalam delapan tahun terakhir berdampak pada penurunan prestasi Sumbar di ajang nasional, termasuk PON.

“Tanpa Porprov, pembinaan atlet di daerah kurang hidup. Porprov ini momentum penting membangkitkan semangat olahraga daerah,” ujarnya.

Untuk mendukung kesiapan sarana dan prasarana, KONI Sumbar menjajaki kerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) yang memiliki sejumlah venue representatif. Hasil Porprov 2026 nantinya akan menjadi dasar seleksi atlet menuju Kejurnas dan Porwil 2027 sebagai tahapan menuju PON berikutnya.

“Kami akan memperkuat koordinasi dengan seluruh cabang olahraga agar pembinaan dan prestasi atlet Sumbar kembali ke jalur terbaik. Porprov 2026 harus menjadi titik balik kebangkitan olahraga Sumatera Barat,” tutup Dipo. (rn/*/pzv)

Komentar