ITB Unggul di OFI 2025, Bukti Keunggulan Akademik Farmasi

Pendidikan322 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Semangat kompetisi dan kolaborasi mewarnai ajang Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) XII 2025 yang digelar di Universitas Andalas (Unand), Padang. Dari 29 perguruan tinggi yang berpartisipasi, Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil tampil gemilang dan meraih gelar juara umum, sekaligus membawa pulang piala bergilir Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI).

Kompetisi nasional bergengsi di bidang kefarmasian ini diikuti 118 peserta dari seluruh Indonesia, yang beradu kemampuan dalam dua kategori lomba, yakni perorangan dan tim kolaborasi. Ajang ini tak hanya menjadi wadah unjuk kebolehan akademik, tetapi juga sarana mempererat jejaring antar mahasiswa farmasi dari berbagai kampus.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Prof. Dr. apt. Fatma Sri Wahyuni, resmi menutup kegiatan tersebut dalam acara penutupan di Aula Asrama Haji Embarkasi Padang, Sabtu malam (9/11/2025). Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan nasional itu.

“OFI bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah memperkuat jejaring dan kolaborasi antar mahasiswa farmasi se-Indonesia. Semangat akademik dan sportivitas yang tumbuh di OFI XII 2025 harus terus dijaga,” ujar Prof. Fatma.

Ketua Pelaksana OFI XII 2025, apt. Suryati, MSc, PhD, menilai kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa farmasi untuk mengasah inovasi dan kemampuan analisis yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kesehatan modern.

“Para peserta telah menunjukkan kualitas luar biasa. OFI XII 2025 membuktikan generasi muda farmasi Indonesia siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” kata Suryati.

Sementara itu, Ketua Komite Olimpiade Farmasi Indonesia, Dr. apt. Syofyan, M.Farm, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan OFI XII 2025 menjadi bukti komitmen dunia akademik dalam meningkatkan mutu pendidikan farmasi di Tanah Air.

“Kami berkomitmen menjadikan OFI sebagai agenda tahunan berkelanjutan untuk memperkuat profesionalisme dan mutu pendidikan farmasi di Indonesia,” ungkap Dr. Syofyan.

Capaian ITB sebagai juara umum tahun ini semakin menegaskan reputasinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terdepan di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk terus berinovasi di bidang kefarmasian. (rn/*/pzv)

Komentar