BIM Sesuaikan Tarif Parkir Demi Layanan Lebih Nyaman

News494 Dilihat

Padang Pariaman, RANAHNEWS — Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menyesuaikan tarif parkir sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa. Kebijakan ini diambil setelah dilakukan survei bersama Forum Konsumen Berdaya Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Hasil survei menunjukkan tarif parkir sebelumnya tergolong rendah jika dibandingkan dengan peningkatan fasilitas yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, penyesuaian dinilai perlu agar pelayanan di area parkir semakin tertib, aman, dan efisien.

General Manager BIM, Dony Subardono, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen PT Angkasa Pura Indonesia untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi penumpang sejak mereka tiba di area bandara.

“Area parkir adalah wajah pertama bandara bagi pengguna jasa. Kami ingin memastikan pengalaman pertama mereka nyaman, aman, dan tertata dengan baik,” ujar Dony kepada wartawan, Senin (20/10/2025).

Penyesuaian tarif juga diiringi dengan peningkatan fasilitas. Pengelola telah menambah penerangan, memperjelas rambu petunjuk, serta memperkuat sistem keamanan. Semua langkah tersebut dilakukan agar pengguna jasa merasa lebih nyaman dan mendapat nilai sepadan dengan biaya parkir yang dibayarkan.

Tarif kendaraan roda empat kini menjadi Rp9.000 untuk satu jam pertama dan Rp5.000 untuk setiap jam berikutnya. Untuk kendaraan roda dua, tarif ditetapkan Rp5.000 di jam pertama dan tambahan Rp2.000 per jam. Sementara parkir inap roda empat dikenakan Rp50.000 untuk enam jam pertama.

Rata-rata kenaikan berkisar antara 20–35 persen, namun tetap kompetitif dibandingkan dengan bandara lain di Indonesia. Dony menegaskan bahwa penyesuaian ini bukan untuk membebani masyarakat, melainkan investasi layanan agar manfaatnya kembali kepada pengguna dan lingkungan sekitar bandara.

PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen melakukan peningkatan layanan secara berkelanjutan, termasuk di sektor transportasi darat dan fasilitas publik bandara. Dengan penyesuaian ini, BIM diharapkan menjadi bandara yang lebih modern, efisien, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman. (rn/*/pzv)

Komentar