Apresiasi Pemulihan Bencana, JPS Beri Medal of Honor Usai Lebaran

News66 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Upaya pemulihan Sumatera Barat pascabencana banjir bandang mendapat perhatian dari kalangan media. Jaringan Pemred Sumbar (JPS) berencana memberikan penghargaan Medal of Honor kepada tokoh dan lembaga yang dinilai konsisten membantu penanganan serta pemulihan bencana di daerah tersebut.

Penghargaan itu akan diumumkan dan diserahkan usai Lebaran, bertepatan dengan pelantikan pengurus JPS yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret 2026.

Ketua JPS Adrian Toaik mengatakan, sejak awal bencana banjir bandang melanda Sumatera Barat, pihaknya mengamati berbagai bentuk kepedulian dari tokoh maupun lembaga yang terlibat langsung dalam penanganan bencana hingga membantu masyarakat terdampak.

“Memang di masa tanggap darurat ini besaran kerugian dan kebutuhan korban bencana sudah terdata maka kepedulian berbagai organisasi dan lembaga termasuk perhatian tokoh tokoh mulai terlihat dalam membantu mengatasi serta memenuhi kebutuhan korban bencana sudah semakin banyak,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, pengamatan tersebut tidak hanya dilakukan pada fase tanggap darurat, tetapi juga berlanjut hingga masa pemulihan bencana.

Menurut Adrian, pada fase ini JPS mulai mendata konsistensi dan komitmen tokoh serta lembaga dalam membangkitkan kembali semangat masyarakat terdampak agar dapat kembali beraktivitas normal.

“Di fase inilah JPS berpikir untuk memberikan apresiasi konsistensi dan komitmen serta pengabdian tanpa henti pada lembaga dan tokoh tersebut,” terangnya.

Pendataan dilakukan melalui penelusuran rekam digital serta pemantauan visual di lapangan. Melalui kelompok kerja (Pokja) yang dibentuk, JPS melakukan tabulasi terhadap data tokoh dan lembaga yang dinilai berkontribusi dalam pemulihan Sumatera Barat.

“Anugerah medal of honor diberikan JPS atas kepeduliannya sekaligus wujud terima kasih dan apresiasi pada tokoh dan lembaga,” ungkap Adrian.

Ia menambahkan, JPS berharap penghargaan tersebut tidak menghentikan komitmen berbagai pihak dalam membantu pemulihan daerah dari dampak bencana.

“JPS berharap komitmen tokoh dan lembaga tidak terhenti dengan penghargaan ini. Karena masa pemulihan saat ini akan memakan waktu yang cukup panjang jika dilihat dari besarnya kerusakan yang diakibatkan oleh bencana tersebut. Apalagi kerusakan infrastruktur yang juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar