Pariaman, RANAHNEWS – Apel pagi pertama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pariaman Afrizal Azhar menjadi momentum awal penyelarasan langkah birokrasi pasca ia resmi dilantik pada 17 September 2025 lalu. Apel yang digelar di Halaman Balaikota Pariaman, Senin (22/9/2025), diikuti oleh ASN Setdako, BKPSDM, Diskominfo, BPKPD, Bappeda, serta jajaran pejabat struktural dan staf.
Dalam arahannya, Afrizal menegaskan apel ini bukan sekadar rutinitas, melainkan proses adaptasi dan konsolidasi dirinya dengan jajaran aparatur di lingkungan Pemko Pariaman. Ia menekankan bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan besar, sehingga setiap perangkat daerah dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan program.
“Di tengah keterbatasan anggaran, kita harus mampu memutar otak. Tahun ini akan menjadi periode yang berat bagi pemerintahan, tetapi kita wajib tetap menjalankan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2030,” ujar Afrizal.
Ia menambahkan, tahun 2025 adalah awal yang menentukan bagi pemerintahan baru untuk segera menerjemahkan RPJMD ke dalam program nyata. “Satu hal yang harus kita ingat, sinkronisasi kebijakan dan program menjadi kunci untuk percepatan pembangunan,” tegasnya.
Lebih jauh, Afrizal juga menyoroti potensi pariwisata pantai sebagai kekuatan ekonomi daerah. Menurutnya, pengembangan wisata harus diintegrasikan dengan atraksi budaya dan seni pertunjukan agar menjadi daya tarik bagi pengunjung.
“Pantai Pariaman memiliki potensi luar biasa. Mari kita hidupkan destinasi ini melalui kegiatan seni dan budaya, apalagi kita punya dua pentas seni di Pantai Gandoriah dan Pantai Kata,” kata mantan Kepala Bappeda Pasaman Barat itu.
Mengakhiri arahannya, Afrizal menyelipkan ajakan simbolis untuk menghidupkan semangat kolaborasi. “Mari merajut senja di Pantai Pariaman,” tuturnya, sekaligus menutup apel perdananya. (rn/*/pzv)











Komentar