Padang, RANAHNEWS.com — Wali Kota Padang Fadly Amran meminta pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) berperan aktif mendukung pembangunan infrastruktur pengendalian banjir dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Hal itu disampaikannya saat menutup Workshop Kesiapsiagaan Bencana bagi pengurus LPM se-Kota Padang di Asrama Haji Padang, Rabu (28/10/2026).
Fadly mengatakan, pemerintah pusat, provinsi, dan Kota Padang terus melakukan penanganan dampak banjir yang terjadi pada 28 November 2025. Selain penanganan dampak bencana, pemerintah juga merencanakan pembangunan sejumlah infrastruktur pengendalian banjir, di antaranya sabo dam dan check dam.
Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Kota Padang, termasuk melalui alokasi anggaran untuk mempercepat pemulihan dan penanganan sungai.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk penanganan bencana di Kota Padang, dengan sekitar Rp1 triliun dialokasikan untuk percepatan penanganan sungai,” ujar Fadly.
Menurutnya, dukungan masyarakat diperlukan agar pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana berjalan optimal. Karena itu, pengurus LPM diharapkan ikut mendukung berbagai program pemerintah sekaligus menggerakkan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah harus bekerja bersama-sama dengan seluruh potensi yang ada agar upaya pembangunan dan penanganan bencana dapat berjalan optimal,” katanya.
Workshop yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Oktober 2026, tersebut diikuti 312 peserta. Mereka terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara LPM dari 104 kelurahan di 11 kecamatan se-Kota Padang.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Padang, Rina Melati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan pengurus LPM dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Ia menegaskan, LPM sebagai mitra strategis pemerintah kelurahan memiliki peran penting dalam menggerakkan dan mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana, sekaligus mengoordinasikan upaya kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.
“Sebagai mitra strategis pemerintah kelurahan, LPM memiliki peran penting dalam menggerakkan, mengedukasi, dan mengoordinasikan masyarakat terkait mitigasi bencana. Kami berharap pengurus LPM berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan masing-masing,” ujar Rina.
Penutupan workshop tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton dan Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar. (rn/*/pzv)













Komentar