Setelah Sempat Tertunda, Musda FJPI Sumbar Akhirnya Tetapkan Ketua Baru

News13 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Musyawarah Daerah (Musda) Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Barat akhirnya menetapkan Sri Darni, wartawan RRI Padang, sebagai Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029 setelah pelaksanaannya sempat beberapa kali tertunda akibat banjir.

Musda yang merupakan periode ketiga dalam perjalanan kepengurusan FJPI Sumatera Barat itu berlangsung di Padang, Jumat (4/9/2026), dan diikuti 18 peserta secara hybrid.

Ketua Panitia Pelaksana Musda FJPI Sumbar, Ka’bati, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya agenda organisasi tersebut.

“Meski telah beberapa kali tertunda akibat musibah banjir beberapa waktu lalu, alhamdulillah Musda ini akhirnya bisa terlaksana,” ujar Ka’bati.

Ketua FJPI Pusat, Khairiah Lubis, mengapresiasi jajaran pengurus FJPI Sumatera Barat yang telah menyelenggarakan Musda periode ketiga.

Ia berharap Musda tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas jurnalis perempuan di Sumatera Barat.

“Semoga ini menjadi momentum kita para jurnalis perempuan untuk solid dan kuat secara profesi, sekaligus menjadikan FJPI sebagai wadah kita bersama untuk saling merangkul dalam silaturahmi,” katanya.

Sidang kemudian memasuki agenda pemilihan Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029 yang dipimpin Mona Sisca selaku pimpinan sidang.

Dalam pencalonan, peserta mengusulkan dua nama, yakni Harmalia Ocha, wartawan Zona Publis yang juga pernah menjadi wartawan TVRI Sumbar, dan Sri Darni, wartawan RRI Padang.

Setelah pemeriksaan persyaratan berdasarkan tata tertib Musda, Harmalia Ocha dinyatakan belum memenuhi salah satu ketentuan pencalonan.

Tata tertib FJPI mensyaratkan calon ketua FJPI cabang telah bergabung dengan organisasi tersebut sekurang-kurangnya tiga tahun.

Setelah persyaratan dibahas dalam sidang, peserta Musda sepakat melanjutkan proses pemilihan dengan satu calon yang memenuhi ketentuan.

Berdasarkan kesepakatan peserta dan hasil sidang, Sri Darni dinyatakan sah sebagai Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029.

Penetapan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru FJPI Sumatera Barat untuk masa bakti tiga tahun.

Sementara itu, Ketua FJPI Sumbar periode 2023–2026, Nita Indrawati, menyampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa kepengurusannya.

Musda tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat profesionalisme dan solidaritas jurnalis perempuan serta peran perempuan dalam dunia jurnalistik. (rn/*/pzv)

Komentar