Panen Raya Cengkeh Paninggahan Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Ekonomi34 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Panen raya cengkeh di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, menjadi momentum penguatan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah bersama Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu saat menghadiri Panen Raya Cengkeh Tahun 2026 di kawasan Bukit Batu Agung, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Nufirman Wansyah, jajaran OPD Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Solok, Forkopimcam Junjung Sirih, Wali Nagari Paninggahan, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Sebelum panen raya, rombongan meninjau pembangunan kembali masjid yang rusak akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Pembangunan masjid tersebut mendapat dukungan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaksian penyembelihan hewan kurban bantuan dari Gubernur Sumatera Barat, Bupati dan Wakil Bupati Solok, serta Dompet Dhuafa. Pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan 40 ekor sapi dari Dompet Dhuafa untuk wilayah Sumatera Barat, dengan lima ekor di antaranya disalurkan ke Kabupaten Solok.

Wali Nagari Paninggahan Jasman menyampaikan kawasan Bukit Batu Agung merupakan salah satu sentra perkebunan yang terus berkembang. Saat ini, lebih dari 400 hektare lahan perkebunan telah dikelola masyarakat dan menjadi sumber penghidupan utama warga.

Menurut Jasman, masyarakat masih membutuhkan dukungan pemerintah untuk penyediaan sarana air, peningkatan akses jalan, perbaikan jaringan irigasi pascabencana, serta pengembangan sektor pertanian dan peternakan.

“Alhamdulillah, hasil cengkeh tahun ini sangat baik dan menjadi penopang ekonomi masyarakat di tengah kondisi sawah yang masih terdampak bencana. Kami berharap dukungan pemerintah untuk perbaikan jalan, penyediaan air, dan pengembangan sektor pertanian agar kawasan ini semakin produktif,” ujarnya.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan panen raya tersebut menunjukkan besarnya potensi perkebunan yang dimiliki Nagari Paninggahan dan Kabupaten Solok. Menurutnya, keberhasilan panen cengkeh tahun ini menjadi penopang ekonomi masyarakat meskipun sektor pertanian sempat terdampak bencana hidrometeorologi.

“Kita melihat bagaimana lahan pertanian masyarakat terdampak bencana, namun di sisi lain Allah SWT memberikan keberkahan melalui hasil cengkeh yang sangat baik tahun ini. Mudah-mudahan lebih dari 400 hektare lahan perkebunan yang ada dapat menjadi penopang ekonomi masyarakat Nagari Paninggahan,” katanya.

Ia menegaskan berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pemerintah nagari akan menjadi perhatian bersama Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kewenangan masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pengembangan kawasan perkebunan cengkeh di Kabupaten Solok melalui pembangunan infrastruktur pendukung, terutama penyediaan sumber air, jalan usaha tani, dan peningkatan akses menuju kawasan perkebunan.

“Kalau ingin hasil pertanian maksimal, kebutuhan air harus dipenuhi. Karena itu, potensi sumber air yang ada harus dimanfaatkan agar produktivitas cengkeh dan tanaman lainnya semakin meningkat,” ujar Mahyeldi.

Selain itu, Mahyeldi menyatakan dukungannya terhadap rencana relokasi masyarakat terdampak bencana ke kawasan yang lebih aman melalui program Hunian Tetap (Huntap) Mandiri yang dapat diusulkan melalui BNPB.

Ia juga mendorong hilirisasi komoditas cengkeh, termasuk pemanfaatan daun cengkeh menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi yang dapat membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat.

“Ke depan kita tidak hanya fokus pada hasil panen cengkeh, tetapi juga bagaimana memanfaatkan daun cengkeh menjadi produk bernilai ekonomi melalui proses penyulingan. Ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan panen raya cengkeh bersama oleh Gubernur Sumatera Barat, Bupati Solok, Wakil Bupati Solok, dan seluruh tamu undangan sebagai simbol dukungan terhadap pengembangan sektor perkebunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Nagari Paninggahan. (E_J)

Komentar