F Peran Lima Tolak Boikot Produk PT Semen Padang

News56 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Penolakan terhadap wacana pemboikotan produk PT Semen Padang memicu aksi puluhan warga yang tergabung dalam Forum Perwakilan Anak Nagari Limau Manih (F Peran Lima) di kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manih, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (13/5/2026).

Massa mendesak perangkat KAN dan jajaran ninik mamak tidak memberikan ruang maupun legitimasi kepada kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Anak Nagari Limau Manih.

Ketua Koordinator Aksi, Iwan Sanek, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pernyataan sepihak aliansi yang menyuarakan ancaman pemboikotan produk PT Semen Padang.

“Ini merupakan buntut dari protes keras terhadap sebuah kelompok yang secara sepihak mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Anak Nagari Limau Manis,” katanya.

Dalam tuntutannya, F Peran Lima meminta seluruh aktivitas yang membawa nama aliansi tersebut dibekukan di Limau Manih.

Iwan menilai wacana pemboikotan berpotensi mengganggu hubungan masyarakat dengan PT Semen Padang, termasuk program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang selama ini dinilai memberi manfaat bagi warga.

Ia juga menegaskan kelompok tersebut tidak mewakili suara masyarakat Limau Manih.

“Kami tidak pernah mengakui adanya Aliansi Anak Nagari Limau Manis tersebut, serta menolak keras pernyataan pengancaman pemboikotan. Bubarkan Aliansi Anak Nagari Limau Manih beserta oknumnya,” tegas Iwan Sanek.

Aksi sempat memanas ketika massa menyampaikan ultimatum terkait keberadaan aliansi tersebut.

“Kami tidak akan segan-segan menyegel bangunan Kantor KAN Limau Manis apabila aspirasi mereka diabaikan. Bagi kami pembubaran aliansi adalah harga mati yang harus segera dieksekusi oleh para pemangku adat,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan massa, perwakilan tokoh adat Limau Manih, Datuak Rajo Kamunyang, menyatakan pihaknya akan mempertimbangkan aspirasi yang disampaikan warga dan menindaklanjutinya.

“Kami akan mempertimbangkan kembali hal ini dan akan segera menindaklanjutinya,” ungkap Datuak Rajo Kamunyang. (rn/*/pzv)

Komentar