Zigo Pastikan Proyek Sekolah Rakyat Dharmasraya Tepat Waktu

Pendidikan40 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026), guna memastikan proyek berjalan sesuai target dan segera dimanfaatkan masyarakat.

Peninjauan itu turut dihadiri Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya, serta jajaran balai di bawah Kementerian PU di Sumatera Barat.

Zigo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Dharmasraya.

“Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan optimal dan tepat waktu, sehingga para siswa dapat segera memanfaatkan fasilitas pendidikan yang disiapkan pemerintah,” kata Zigo.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan seluas 100 ribu meter persegi atau 10 hektare. Kawasan pendidikan itu mencakup gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan asrama siswa dan siswi, dua rumah susun guru, serta delapan bangunan pendukung.

Bangunan pendukung tersebut meliputi guest house, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, dapur dan gudang, hingga kantin untuk masing-masing jenjang pendidikan. Kawasan sekolah juga dilengkapi fasilitas olahraga, termasuk lapangan sepak bola.

“Total daya tampung sekolah ini mencapai 1.080 siswa. Ini tentu menjadi peluang besar bagi peningkatan akses pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zigo, proyek pembangunan Sekolah Rakyat mulai berkontrak pada 10 Maret 2026 dengan target penyelesaian pada 4 November 2026. Namun, pemerintah menargetkan pembangunan dapat rampung lebih cepat pada Juni 2026 agar kegiatan belajar mengajar dimulai Juli 2026.

Ia menyebut percepatan pembangunan dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut segera dimanfaatkan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami berharap kolaborasi pemerintah pusat dan daerah terus terjaga sehingga pembangunan ini benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat dan menjadi investasi pendidikan jangka panjang bagi generasi muda Dharmasraya,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar