Japan Career Center Hadir di UNP, Solusi Lulusan Cari Kerja

Pendidikan59 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Upaya membuka akses kerja ke luar negeri bagi lulusan perguruan tinggi diperkuat dengan peresmian Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (15/4/2026). Kehadiran pusat karier ini diharapkan menjadi solusi atas terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri.

Peresmian JCC yang berlokasi di Lantai I Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan UNP tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Rektor UNP Krismadinata, Senior Executive UNP Prof. Ganefri, Presiden Direktur Career Planning Co., Ltd Hiromichi Makino, serta Kepala BP3MI Sumbar Jupriyadi dan jajaran terkait dari Pemprov Sumbar dan Pemko Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kolaborasi UPT PKK UNP dengan Career Planning Jepang dalam menghadirkan pusat karier tersebut.

“Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi kehadiran Japan Career Center ini. Kami berharap, pusat karier ini menjadi solusi konkret dalam membuka peluang kerja ke luar negeri, khususnya ke Jepang,” ujarnya.

Ia menegaskan, tantangan utama yang dihadapi Kota Padang saat ini adalah ketidakseimbangan antara jumlah lulusan perguruan tinggi dan ketersediaan lapangan kerja. Sekitar 9 persen lulusan sarjana di Padang masih mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya, program JCC sejalan dengan karakter masyarakat Minangkabau yang memiliki tradisi merantau, serta membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kesejahteraan.

“Ini peluang emas bagi generasi muda kita untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Pemko Padang mendukung penuh program ini, karena sejalan dengan Program Unggulan Padang Juara,” tambahnya.

Presiden Direktur Career Planning Co., Ltd, Hiromichi Makino, menyatakan kerja sama ini bertujuan menjembatani talenta muda Indonesia agar dapat berkarier di Jepang secara legal dan terarah.

“Semoga JCC ini dapat dimanfaatkan secara baik, karena para peserta tidak hanya dibekali kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga pemahaman budaya, disiplin, dan etos kerja. Tujuannya tentu agar mereka benar-benar siap dan profesional saat bekerja di Jepang,” jelasnya melalui penerjemah.

Rektor UNP Krismadinata menegaskan, kehadiran JCC merupakan langkah konkret kampus dalam merespons tantangan pengangguran lulusan perguruan tinggi di tengah dinamika global.

“Tingginya angka pengangguran bukan disebabkan rendahnya kualitas pendidikan, melainkan terbatasnya peluang kerja di dalam negeri. Karena itu, UNP mendorong mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi, bahasa, dan pemahaman budaya yang memadai untuk bekerja di luar negeri,” tegasnya. (rn/*/pzv)

Komentar