Efa Yonnedi Percayakan Peran Strategis Humas kepada Harry Effendi Iskandar

Pendidikan154 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Universitas Andalas (Unand) menegaskan langkah konsolidasi kepemimpinan sebagai bagian dari penguatan tata kelola institusi menuju World Class University. Komitmen tersebut ditegaskan Rektor Unand, Efa Yonnedi, saat melantik dan mengambil sumpah direktur serta kepala kantor di lingkungan Universitas Andalas, Selasa (6/1/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis untuk memastikan seluruh elemen pengelola kampus bergerak dalam satu arah dan visi yang sama. Rektor menekankan bahwa keberlanjutan sebuah institusi besar dibangun dari kontribusi dan prestasi para pendahulunya.

“Sebuah institusi besar dibangun di atas tumpukan bata prestasi para pendahulunya. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati dan rasa hormat yang mendalam, saya ucapkan terima kasih kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya,” ujar Efa Yonnedi.

Dalam arahannya, Efa memberikan penekanan khusus kepada Kepala Kantor Humas Unand, Dr. Hary Efendi, S.S., M.A. Ia menilai peran humas sangat strategis di tengah derasnya arus informasi dan kompetisi global antarlembaga pendidikan tinggi.

“Di era informasi, persepsi adalah realitas. Tugas Saudara bukan sekadar mempublikasikan kegiatan, tetapi membuat Unand dipahami, dipercaya, dan dihormati oleh publik internal maupun eksternal,” tegasnya.

Rektor menjelaskan bahwa rencana strategis universitas menuntut promosi dan branding Unand dilakukan secara aktif dan terintegrasi, melalui pemanfaatan media sosial, website resmi, kegiatan expo, serta jejaring alumni untuk membangun citra positif kampus.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi fungsi humas di seluruh fakultas dan unit kerja agar bergerak dalam satu orkestrasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Selain itu, penguatan protokoler universitas yang presisi, rapi, dan bermartabat dinilai penting karena menjadi wajah Unand di hadapan tamu negara, mitra global, pimpinan industri, dan publik luas.

Rektor turut menyoroti peningkatan pengelolaan penanganan pengaduan, layanan call center, serta pelayanan informasi bagi publik internal dan eksternal sebagai bagian dari profesionalisme institusi.

Efa Yonnedi mengingatkan agar komunikasi publik Unand berbasis pada satu sumber data yang sama dengan pimpinan universitas. Ia menegaskan tidak boleh ada rilis yang tidak selaras dengan data resmi institusi.

“Sekali salah, koreksi itu mahal,” ujarnya.

Ia mengaku menjabarkan target secara detail karena tantangan eksternal yang dihadapi semakin berat, mulai dari disrupsi teknologi, persaingan global, hingga tuntutan masyarakat yang tidak menunggu kesiapan institusi.

“Jabatan yang diemban hari ini menuntut sense of crisis. Jangan bekerja business as usual. Unand membutuhkan pimpinan yang berani mengambil keputusan, berani berinovasi, dan solutif,” katanya.

Pada bagian akhir, Rektor menekankan bahwa kecerdasan dan strategi tidak akan bermakna tanpa integritas. Ia menitipkan nilai SEJATI (Sabar, Empati, Jujur, Adil, Tanggung Jawab, dan Ikhlas), sebagai landasan dalam setiap keputusan yang diambil.

Efa Yonnedi menyatakan keyakinannya bahwa dengan kolaborasi solid antara organ pengelola, fakultas, dan seluruh elemen universitas, Universitas Andalas mampu melangkah lebih tinggi demi kejayaan bangsa. (rn/*/pzv)

Komentar