Kabupaten Solok, RANAHNEWS — Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XX Imam Bonjol atas dukungan TNI dalam percepatan pemasangan Jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana. Dua jembatan utama di Kabupaten Solok sebelumnya putus akibat banjir dan arus deras yang memutus akses warga.
“Berkat bantuan Pangdam dan pasukan TNI yang bekerja siang malam, insyaallah dua jembatan yang putus itu segera tersambung kembali,” ujar Bupati Jon Firman Pandu, Minggu (07/12/2025).
Pemasangan dua unit Jembatan Bailey oleh jajaran Kodam XX/TIB di Kabupaten Solok dikerjakan bersamaan dengan percepatan pembangunan dua jembatan lain di Sumatera Barat.
Di Jembatan Bawah Kubang, penghubung Sawah Suduik–Koto Hilalang, TNI memasang Bailey tipe 1-1 sepanjang 21 meter. Pengerjaan yang ditargetkan selesai 6–12 Desember melibatkan 10 personel Denzipur 2/PS dan 50 personel Yonif TP 896, dengan progres mencapai 13 persen. Material telah tiba dan sedang diturunkan di lokasi.
Untuk Jembatan Supayang, penghubung Solok–Nagari Paninggahan, Yonzikon 12 Menzikon menargetkan pemasangan Bailey sepanjang 39 meter dalam tujuh hari kerja. Sebanyak 25 personel Yonzikon 12/KJ dan 50 personel Yonif TP 896 dikerahkan, sementara tim teknis masih dalam perjalanan dan diperkirakan tiba pukul 21.00 WIB.
Di lokasi lain, Jembatan Luhuang di Padang Pariaman, penghubung Lubuk Basung–Sungai Limau, juga akan dipasangi Bailey sepanjang 36 meter. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam 8–14 hari dengan dukungan 25 personel Yonzipur 2/SG Kodam II/Swj serta 50 personel Yonif TP 896. Tim direncanakan tiba Senin (8/12/2025) pukul 05.00 WIB.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap pemasangan jembatan darurat ini dapat mempercepat pemulihan mobilitas warga serta distribusi bantuan di kawasan terdampak bencana. (E_J)










Komentar