Minang Geopark Run 2025 Pecahkan Rekor Peserta, 6.000 Orang Siap Padati Bukittinggi

Olahraga374 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS – Minang Geopark Run (MGR) 2025 kian menyita perhatian publik. Ajang lari lintas budaya yang akan digelar pada 30 November 2025 di Ranah Minang ini bukan sekadar lomba adu cepat, melainkan juga perayaan wisata, kuliner, dan budaya yang menarik minat pelari dari Indonesia hingga mancanegara.

Antusiasme peserta begitu tinggi. Setelah kuota awal 2.500 orang habis terjual, panitia menambah 500 slot tambahan. Namun, hingga Rabu (17/9/2025), hanya tersisa 100 pendaftar terakhir sebelum pendaftaran resmi ditutup.

“Per Rabu kemarin tambahan kuota tinggal 100. Kami optimis sebelum 30 September 2025, pendaftaran sudah penuh. MGR 2025 akan menjadi yang terbesar sejak pertama kali digelar pada 2018,” kata Founder MGR, Yv Tri Saputra, di Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, jumlah peserta resmi mencapai 3.000 orang. Namun, karena konsep MGR menggabungkan olahraga dengan wisata keluarga, jumlah orang yang akan hadir diperkirakan dua kali lipat.

“Setiap pelari hampir selalu membawa keluarga. Jadi total ada sekitar 6.000 orang yang akan memeriahkan MGR 2025 di Bukittinggi, Sumatra Barat,” ujar Yv.

Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan peserta, panitia juga menghadirkan Pacer atau pelari patokan kecepatan. Tahun ini, MGR merekrut 16 Pacer secara terbuka melalui berbagai komunitas lari di Indonesia.

“Begitu dibuka, minat jadi Pacer membludak. Ada 150 orang yang mendaftar, dan setelah seleksi, terpilih 22 Pacer dari berbagai kota di Indonesia,” ungkap Yv.

Mereka yang lolos seleksi berhak mendapat fasilitas khusus berupa slot gratis, transportasi, serta akomodasi selama tiga hari di Bukittinggi. Kehadiran Pacer diyakini akan meningkatkan standar pelaksanaan MGR yang memadukan sport tourism dengan kualitas nasional bahkan internasional.

“Misalnya, jika disebut ‘pace 5’, artinya pelari itu berlari dengan kecepatan 5 menit per kilometer. Jadi kalau mengambil kategori 10K, ia bisa menyelesaikan lomba dalam 50 menit. Begitu pula dengan pace lainnya,” jelas Yv. (rn/*/pzv)

Komentar