Fadly Amran Tekankan Adaptasi dan Kreativitas di PKKMB Universitas Bung Hatta

Pendidikan395 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Ribuan mahasiswa baru Universitas Bung Hatta (UBH) memulai langkah pertama mereka di dunia kampus dengan motivasi langsung dari Wali Kota Padang, Fadly Amran. Ia secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Convention Hall Kampus I UBH, Kamis (11/9/2025).

Dalam sambutannya, Fadly menekankan pentingnya sikap adaptif bagi mahasiswa baru yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, kemampuan beradaptasi sejak dini akan menjadi bekal utama untuk menjawab tantangan zaman dan menentukan arah kepemimpinan masa depan.
“Tampakkan siapa diri kita, mau jadi apa, dan apa cita-cita yang ingin dicapai. Pondasinya dimulai dari sini. Teman-teman harus open minded, karena hari ini adalah langkah awal untuk menulis core memory dan meletakkan fondasi kehidupan masa depan,” ujarnya.

Sebagai seorang pengusaha, Fadly mendorong mahasiswa agar tumbuh menjadi insan kreatif dan berjiwa wirausaha. Ia menekankan dua keterampilan utama yang wajib diasah sejak dini, yakni kemampuan memecahkan masalah dan rasa ingin tahu yang tinggi.
“Jadilah orang yang punya rasa ingin tahu tinggi sekaligus terbiasa memecahkan masalah. Itu modal besar untuk menjadi kreatif, dan sekaligus menjadi entrepreneur sukses,” ungkapnya.

Fadly menjelaskan, kreativitas dan kewirausahaan merupakan dua sisi yang saling melengkapi. Kreativitas tanpa jiwa entrepreneur hanya melahirkan ide tanpa wujud, sementara entrepreneurship tanpa kreativitas akan terjebak pada rutinitas tanpa inovasi.
“Ketika keduanya digabungkan, hasilnya akan luar biasa. Mulai hari ini, coba rekan-rekan pelajari elemen-elemen kreatif dan kewirausahaan. Apalagi dengan teknologi dan AI yang berkembang pesat, akses informasi semakin mudah,” serunya, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Fauzan Ibnovi.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa lulusan perguruan tinggi memegang peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi nasional. Hal ini sekaligus menjawab tantangan bonus demografi dan mendukung visi Indonesia menuju generasi emas 2045.
“Bangsa kita butuh banyak pencipta lapangan kerja dan sektor ekonomi baru. Itu tidak akan datang dari orang lain, kalaulah bukan dari lulusan perguruan tinggi. Apalagi tahun ini, PKKMB UBH diikuti oleh 1.370 peserta. Ini adalah modal besar untuk mencetak generasi berjiwa wirausaha,” pungkasnya.

Acara pembukaan turut dihadiri Ketua Dewan Pembina UBH, Prof. Ganefri, Ph.D., Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, M.E.D., serta Rektor UBH, Prof. Dr. Diana Kartika. (rn/*/pzv)

Komentar