Yota Balad Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi di Kota Pariaman

Ekonomi390 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Pemerintah Kota Pariaman menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok demi melindungi daya beli masyarakat. Tekad ini ditegaskan Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran saat mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Selasa (2/9/2025).

Rapat dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga terkait, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, BPS, Bapanas, Kemendag, Bulog, Satgas Polri, Jamdatun, serta Mabes TNI.

Yota Balad menyampaikan bahwa pengendalian inflasi menjadi tanggung jawab bersama pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan. “Pemerintah kota bersama stakeholder akan menyusun strategi dan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di Kota Pariaman sepanjang 2025,” ujarnya.

Menurut Yota, pemantauan harga akan dilakukan secara intensif di pasar tradisional maupun modern. “Sinergi antarorganisasi perangkat daerah sangat penting untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan langkah terencana dan terkoordinasi, pemerintah kota optimistis dapat menjaga kestabilan harga. “Kami yakin, melalui kerja sama yang solid, inflasi dapat dikendalikan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” katanya menegaskan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pariaman, Alyendra, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran rutin melakukan pemantauan harga setiap hari kecuali akhir pekan. “Dari hasil pemantauan terlihat ada kenaikan harga bahan pokok, meski tidak signifikan, namun cukup memengaruhi daya beli masyarakat,” ucapnya.

Berdasarkan data per 1 September 2025, harga minyak goreng curah dan gula Rp18.000 per kilogram, cabai merah Rp48.000, cabai rawit Rp50.000, cabai hijau Rp40.000, bawang merah Rp45.000, bawang putih Rp30.000, beras Anak Daro Rp18.000, beras Sokan Pariaman Rp16.000, beras SKA Rp17.000, telur ayam ras Rp27.000, dan telur ayam kampung Rp33.000.

Sehari setelahnya, 2 September 2025, terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas. Cabai merah naik Rp2.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, sementara bawang merah naik Rp3.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Harga komoditas lainnya relatif stabil. (rn/*/pzv)

Komentar