Wali Kota Pariaman Apresiasi Program BERANI Kemenag

Pariaman, RANAHNEWS.com — Usai menghadiri Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kota Pariaman, Wali Kota Pariaman Yota Balad langsung meninjau realisasi bantuan rumah melalui Program BERANI (Benah Rumah Bina Penghuni) milik Kementerian Agama Kota Pariaman, Sabtu (3/1/2026).

Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Rinalfi, Wali Kota mengunjungi kediaman Syamsurizal Tuanku Sidi di Desa Kajai, Kecamatan Pariaman Timur. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung progres perbaikan rumah warga kurang mampu yang tengah berlangsung melalui program filantropi berbasis zakat ASN Kemenag.

Program BERANI merupakan inisiatif layanan umat Kemenag Kota Pariaman yang berorientasi pada aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan. Program ini diwujudkan melalui kegiatan perbaikan rumah tidak layak huni, pembinaan penghuni, serta dukungan terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Meninjau langsung kondisi rumah yang sedang dibenahi, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program BERANI yang dinilainya memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya melihat Program BERANI ini sangat bagus dan sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Pariaman, khususnya melalui program unggulan Pariaman Risalah, yakni satu keluarga satu hafiz,” ujar Yota Balad.

Menurutnya, Program BERANI mencerminkan kepedulian aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama terhadap warga kurang mampu di Kota Pariaman. Program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga membenahi kehidupan penghuni melalui pembinaan keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Rinalfi, menjelaskan bahwa Program BERANI bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang lebih layak, sekaligus mendapatkan pendampingan sosial dan keagamaan.

“Program ini menekankan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan berbasis zakat,” kata Rinalfi.

Ia menambahkan, pelaksanaan Program BERANI melibatkan berbagai unsur dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat serta Unit Pengelola Zakat (UPZ) setempat.

“Bantuan yang disalurkan untuk program ini sebesar Rp20 juta, bersumber dari zakat ASN, dan digunakan untuk merenovasi rumah warga agar lebih layak huni,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Kemenag Kota Pariaman berharap Program BERANI dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam pembangunan sosial berbasis nilai keagamaan. (rn/*/pzv)

Komentar