Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Di tengah derasnya arus modernisasi yang sering kali menggerus nilai-nilai lokal, Pemerintah Kabupaten Solok mengambil langkah progresif dengan menggandeng elemen adat untuk bersama-sama membangun masa depan pendidikan generasi muda. Jumat (18/04/2025), Wakil Bupati Solok, H. Candra, hadir dalam pertemuan strategis bersama para niniak mamak Suku Koto di Rumah Gadang Bawah Bungo Dt. Tumanguang Rajo, Nagari Paningahan.
Bukan sekadar kunjungan seremonial, pertemuan ini menjadi ruang diskusi terbuka yang menandai dimulainya kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan tokoh adat. Fokus utamanya: mencari jalan keluar terhadap persoalan biaya pendidikan yang masih menjadi beban bagi banyak keluarga nagari.
“Anak-anak kita punya semangat belajar yang luar biasa. Sayangnya, banyak dari mereka terhambat karena faktor ekonomi. Pemerintah tak bisa berjalan sendiri, peran adat sangat dibutuhkan,” tutur Wabup Candra dalam sambutannya.
Keterlibatan para niniak mamak tidak sebatas simbol budaya, melainkan sebagai aktor penting dalam membentuk arah kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Dalam forum tersebut, mereka mengusulkan sejumlah program—mulai dari beasiswa, subsidi perlengkapan sekolah, hingga pembinaan karakter yang berakar pada nilai budaya lokal.
Wabup menegaskan, pendekatan kolaboratif ini merupakan kunci keberhasilan program pendidikan yang berkelanjutan. Ia juga berkomitmen mengawal hasil pertemuan ini agar segera diwujudkan dalam bentuk kebijakan konkret dan kerja sama lintas sektor.
Langkah awal ini mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membumikan nilai-nilai lokal dalam setiap jenjang pembelajaran. (rn/*/pzv)












Komentar