Padang, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok memperkuat komitmen percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama dengan Universitas Andalas (Unand). Rombongan Pemkab Solok yang dipimpin Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.Hi, diterima langsung oleh Rektor Unand, Efa Yonnedi, Ph.D, di Rektorat Unand, Rabu (20/8/2025).
Dalam pertemuan itu, Wabup Candra menyampaikan bahwa Kabupaten Solok memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata. Ia menegaskan bahwa setelah pembenahan pelayanan publik sesuai arahan presiden, fokus pembangunan daerah diarahkan pada dua sektor utama tersebut.
“Allah SWT menganugerahi Kabupaten Solok dengan keindahan alam yang menawan sekaligus tanah yang subur. Produksi komoditas unggulan seperti kopi, kakao, cengkeh, dan bawang merah menjadi kekuatan daerah. Saat ini produksi bawang merah Solok bahkan menempati peringkat kedua di Indonesia,” ujarnya.
Candra menambahkan, dukungan Unand sangat dibutuhkan terutama dalam riset budidaya ramah lingkungan, inovasi pascapanen, pendampingan standar mutu kopi ISO 22000, pelatihan SDM dan inkubasi, hingga promosi produk secara digital. Ia juga menekankan bahwa sektor pariwisata Solok terus tumbuh dengan jumlah kunjungan mencapai 1,9 juta orang pada 2024, sehingga diperlukan pengembangan terpadu agar semakin menjadi destinasi unggulan.
“Oleh karena itu, kami berharap dukungan penuh dari Unand untuk bersama mengembangkan sektor pertanian dan pariwisata di Kabupaten Solok,” kata Candra.
Rektor Unand, Efa Yonnedi, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyebut Kabupaten Solok memiliki “enjin pertumbuhan” yang mampu memberi dampak ganda bagi masyarakat, terutama pada dua sektor unggulan yaitu kopi dan bawang merah.
“Ini sebuah kehormatan bagi Unand. Kehadiran Unand di Kabupaten Solok diharapkan melahirkan inovasi, peningkatan produktivitas, dan penguasaan teknologi. Branding Solok Radjo harus terus kita pertahankan sebagai identitas kuat daerah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen Unand untuk mendukung berbagai riset, pengabdian dosen, kegiatan KKN, hingga pengembangan hak paten. Menurutnya, persoalan strategis seperti ketersediaan air untuk pertanian juga akan menjadi fokus kerja sama ini agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.
“Kami siap memberikan dukungan penuh, baik melalui riset, pengabdian masyarakat, maupun tindak lanjut berupa MoU. Terima kasih kepada Pemkab Solok yang telah menjadikan Unand mitra dalam pembangunan daerah,” kata Efa.
Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan perangkat daerah Kabupaten Solok dan sejumlah pejabat Unand, serta menghasilkan komitmen bersama untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret dalam waktu dekat. (E_J)













Komentar