Wabup Candra Peringatkan Jangan Ada Korupsi dalam Program Revitalisasi Sekolah

Pendidikan387 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya menjaga integritas pelaksanaan program revitalisasi pendidikan dasar dan menengah tahun 2025. Melalui sosialisasi pengawasan yang digelar Selasa (9/9/2025) di ruang rapat Setda, Pemkab memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai aturan dengan pendampingan ketat dari berbagai pihak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, menekankan bahwa revitalisasi sekolah merupakan prioritas utama untuk meningkatkan mutu pendidikan. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan intensif agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan siswa dan masyarakat.
“Revitalisasi satuan pendidikan dasar dan menengah merupakan prioritas utama. Pengawasan yang ketat harus dilakukan supaya manfaatnya optimal bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, dalam arahannya menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang, terutama di sektor pendidikan.
“Jangan ada lagi pungutan liar, manipulasi anggaran, atau bentuk korupsi lainnya. Pemerintah tidak akan mentolerir perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Candra juga menyampaikan pesan Bupati Solok agar tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk SD dan SMP tahun ini dikelola dengan tertib.
“Laksanakan dengan benar, jangan ada belanja fiktif. Administrasi harus rapi supaya tidak menimbulkan persoalan hukum ke depan,” pesannya.

Sosialisasi ini dilaksanakan Inspektorat Daerah bekerja sama dengan BPKP Perwakilan Sumatera Barat, Kejaksaan Negeri Solok, dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Kegiatan turut dihadiri Korwas IPP BPKP Sumbar Lefendri, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya, para kepala sekolah, pengawas pendidikan, auditor, hingga pemangku kepentingan lainnya. Mereka membahas mekanisme pengawasan, indikator keberhasilan, serta langkah strategis mengantisipasi kendala dalam pelaksanaan program.

Melalui program revitalisasi 18 SD dan SMP ini, Pemkab Solok menargetkan perbaikan sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru, dan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Langkah ini diyakini menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (E_J)

Komentar