Tragedi Sumatra, Nevi Zuairina Serukan Doa dan Status Bencana Nasional

News165 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Duka mendalam kembali menyelimuti Sumatra setelah rangkaian banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tragedi hidrometeorologis yang terjadi hampir bersamaan itu tidak hanya merenggut ratusan nyawa, tetapi juga memisahkan keluarga serta meninggalkan luka yang berat bagi masyarakat di tiga provinsi tersebut.

Anggota DPR RI Komisi VI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan belasungkawa tulus atas musibah tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menghentikan aktivitas sejenak dan memanjatkan doa bagi para korban, seraya berharap para penyintas diberikan ketabahan untuk memulai kembali kehidupan mereka.

“Musibah ini selain berupa deretan angka duka nestapa, juga sebagai kisah kehilangan, perjuangan, dan harapan yang teruji. Semoga seluruh korban diberi kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Nevi di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Berdasarkan data BNPB hingga Jumat (28/11), sebanyak 174 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor di tiga provinsi tersebut. Sumatera Utara mencatat korban terbanyak dengan 116 orang, sementara 42 lainnya masih dalam pencarian.

Melihat luasnya dampak dan tingginya korban jiwa, Nevi mendesak pemerintah pusat untuk menetapkan banjir bandang dan longsor di Sumatra sebagai bencana alam nasional. Ia menilai langkah itu penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan ditopang sumber daya yang memadai.

“Penetapan status bencana nasional penting dilakukan agar penanganannya dapat dipercepat dan ditangani secara terpadu oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

Nevi juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab banjir di wilayah nagari. Ia menekankan perlunya pemahaman yang jelas mengenai akar permasalahan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

“Kita harus menelusuri penyebabnya, mencari fakta, dan memastikan ada solusi nyata bagi masyarakat. Jangan sampai luka ini terulang,” tutup Nevi dengan nada penuh empati. (rn/*/pzv)

Komentar