Sosialisasi Porprov Sumbar 2026 Dimulai dari Ruang Publik

Olahraga174 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 memasuki tahap awal sosialisasi kepada publik. Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut mulai diperkenalkan secara luas melalui pemasangan baliho di sejumlah titik strategis, menandai kesiapan daerah dalam menyongsong Porprov 2026.

Langkah ini dilakukan setelah terbitnya Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat tentang penyelenggaraan Porprov 2026, serta menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sumbar yang digelar pada Desember 2025. Sosialisasi dini dinilai penting untuk membangun kesadaran publik dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sejak awal.

Wakil Ketua Umum VI KONI Sumbar, Revdi Iwan Syahputra, menyampaikan bahwa pemasangan baliho menjadi pintu masuk agar Porprov 2026 benar-benar hadir di ruang publik dan dikenal masyarakat luas.

“Ini bagian dari tahapan sosialisasi awal agar Porprov benar-benar hadir di tengah masyarakat. Ke depan, baliho Porprov akan menyebar ke seluruh daerah sebagai penanda bahwa Sumatera Barat sedang bersiap menyambut Porprov 2026,” ujar Revdi di Padang, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, saat ini baliho Porprov telah terpasang di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Pemasangan tersebut akan diperluas secara bertahap ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Revdi yang akrab disapa Ope menegaskan, langkah sosialisasi ini memiliki dasar hukum yang kuat. SK Gubernur Sumbar menjadi payung legal pelaksanaan Porprov 2026, sementara Rakerprov KONI Sumbar menetapkan arah serta tahapan kerja yang harus dijalankan.

“SK Gubernur menjadi dasar hukum, sementara Rakerprov menegaskan arah dan tahapan kerja. Ketua KONI Sumbar, Bapak Hamdanus, mengarahkan agar sosialisasi dilakukan sejak awal dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Dukungan dari pemerintah daerah juga terus menguat. Sejumlah bupati dan wali kota telah menyatakan kesiapan mendukung Porprov 2026, baik dari aspek pembinaan atlet, kesiapan venue, maupun dukungan kebijakan di daerah masing-masing. KONI kabupaten dan kota didorong untuk segera menyelaraskan program kerja dengan kalender Porprov.

“Porprov bukan hanya agenda KONI, tetapi agenda bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Karena itu, dukungan kepala daerah dan KONI kabupaten/kota menjadi kunci sukses pelaksanaan Porprov 2026,” kata Ope.

Ia menambahkan, Porprov 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet di daerah. Melalui Porprov, KONI Sumbar berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Kita ingin Porprov berjalan bermartabat, berkualitas, dan berorientasi prestasi. Sosialisasi melalui baliho ini menjadi langkah awal untuk membangun semangat itu bersama-sama,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar