Jakarta, RANAHNEWS – PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk tetap menunjukkan kinerja solid sepanjang 2024, meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi makro yang belum stabil. Hal ini terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang digelar di Jakarta pada 3 Juni 2025.
Direktur Utama PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk, Rizet Ramawi, mengungkapkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari strategi yang adaptif dan penguatan internal di setiap lini usaha.
“Kami bersyukur dapat menutup tahun 2024 dengan capaian positif. Pendapatan dan efisiensi kami terus meningkat, seiring fokus ekspansi yang kami lakukan di wilayah potensial,” ujar Rizet.
Selama tahun buku 2024, perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp44,63 miliar, dengan laba bersih mencapai Rp2,51 miliar. Total aset juga mengalami lonjakan hingga Rp53,95 miliar—naik lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp24,83 miliar. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp5,95 miliar dan ekuitas mencapai Rp48,01 miliar.
Strategi ekspansi dilakukan melalui pembukaan toko baru di dua kota strategis, yakni Pekanbaru dan Jambi, guna memperluas jangkauan pasar dan mendekatkan produk ke konsumen.
RUPS juga menyetujui sejumlah agenda penting, seperti pengesahan laporan keuangan 2024, penetapan penggunaan laba, serta penunjukan akuntan publik untuk audit tahun buku 2025. Selain itu, dilakukan evaluasi penggunaan dana hasil penawaran umum serta penetapan gaji dan tunjangan bagi jajaran direksi dan komisaris.
Dengan struktur keuangan yang sehat dan strategi pertumbuhan yang tepat sasaran, manajemen optimistis menyongsong tahun 2025 dengan keyakinan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Tentang PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk
Didirikan pada 2001, PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk adalah produsen perlengkapan kamar tidur terkemuka, dengan jaringan gerai di Padang, Pekanbaru, dan Jambi. Merek Soraya Bedsheet milik perusahaan dikenal dengan produk berkualitas seperti sprei, bed cover, bantal, dan aksesoris rumah tangga lainnya. Perseroan mengoperasikan dua pabrik dan delapan gerai ritel. (rn/*/pzv)













Komentar