Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok tengah menyusun langkah strategis untuk menghadirkan program minum susu gratis bagi siswa sekolah dasar, sebagai bagian dari komitmen mencetak generasi masa depan yang sehat dan unggul. Inisiatif tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Solok H. Candra dan Owner Sirukam Dairy, Budi, pada Senin (14/4/2025), yang turut melibatkan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan gizi anak-anak melalui pendekatan konkret: segelas susu setiap hari di sekolah. Gagasan ini tidak hanya menyoal nutrisi, tetapi menyentuh aspek keadilan sosial, yakni menyediakan kesempatan tumbuh yang sama bagi setiap anak di Kabupaten Solok.
“Segelas susu setiap pagi bukan hanya menumbuhkan tubuh anak-anak kita, tapi juga menumbuhkan harapan seluruh masyarakat akan masa depan yang lebih baik,” ujar Wakil Bupati H. Candra penuh keyakinan.
Program ini dirancang tidak hanya sebagai agenda jangka pendek, namun sebagai upaya berkelanjutan. Dalam diskusi, para kepala OPD menyampaikan berbagai pandangan dan strategi agar program ini dapat menjangkau seluruh siswa secara merata dan konsisten. Komitmen untuk menjadikan anak-anak sebagai prioritas pembangunan menjadi benang merah dalam pembahasan.
Budi selaku pengusaha lokal dari Sirukam Dairy menyambut baik rencana tersebut. Ia menyatakan kesiapannya mendukung secara penuh sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam pembangunan daerah. “Kami ingin menjadi bagian dari perjuangan ini, karena generasi masa depan layak mendapatkan gizi terbaik sejak dini,” ujarnya.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari infrastruktur yang megah, tetapi dari kualitas sumber daya manusianya. Ia percaya, investasi pada gizi anak adalah pondasi bagi kecerdasan dan kesehatan mereka. Bahkan, berdasarkan sejumlah studi, anak-anak yang rutin mengonsumsi susu berpotensi mengalami peningkatan IQ sebesar 10–20 persen.
Inisiatif ini menjadi langkah kecil dengan dampak besar. Ia mencerminkan visi besar Kabupaten Solok untuk meletakkan anak-anak sebagai pusat kebijakan masa depan—mereka yang kelak akan menjadi penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa. (E_J)
















Komentar